GRESIK, BN News – Kepedulian terhadap masyarakat diwujudkan Kodim 0817/Gresik melalui kegiatan Karya Bakti Rehabilitasi Panti Asuhan dan Pembuatan Akta Kelahiran Gratis Semester II TA 2026. Kegiatan yang digelar di Bale Paraduta, Makodim 0817/Gresik, Rabu (21/10/2026), menjadi upaya membantu masyarakat memperoleh hak administrasi kependudukan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Puluhan warga tampak menghadiri kegiatan tersebut untuk mengurus dokumen kependudukan anak-anak mereka. Program ini memberikan kemudahan bagi keluarga yang selama ini belum memiliki akta kelahiran karena keterbatasan akses maupun informasi mengenai proses pengurusannya.
Mengusung tema “Melalui Rehab Panti Asuhan dan Pembuatan Akta Kelahiran Kita Tingkatkan Kepedulian Sosial dalam Rangka Mengurangi Kesenjangan Sosial di Lingkungan Masyarakat”, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial (Binter) TNI AD yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kasdim 0817/Gresik Mayor Arm Erwin Sahputra menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga yang belum memiliki akta kelahiran bagi anak-anaknya.
Menurutnya, kemudahan akses terhadap dokumen kependudukan merupakan hal penting karena akta kelahiran menjadi salah satu dokumen dasar yang dibutuhkan dalam berbagai keperluan administrasi. Karena itu, Kodim 0817/Gresik terus menjalin kerja sama dengan dinas terkait agar pelaksanaan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar membantu masyarakat Gresik, terutama mereka yang belum memiliki akta kelahiran. Kami juga terus bekerja sama dengan instansi terkait agar pelayanan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata,” ujar Mayor Arm Erwin Sahputra.
Sementara itu, Pasi Komsos Korem 084/Bhaskara Jaya Mayor Cba Abd Rofiq menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja yang dilaksanakan berdasarkan instruksi pimpinan TNI AD untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menyebutkan, program pembuatan akta kelahiran gratis secara nasional menargetkan sebanyak 450 akta. Khusus di wilayah Kodim 0817/Gresik, data sementara mencatat hampir 65 pemohon telah terdaftar untuk mengikuti program tersebut.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Gresik sangat luar biasa. Program ini merupakan instruksi langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat dengan target 450 akta kelahiran. Untuk wilayah Kodim 0817/Gresik sendiri, sudah terdata hampir 65 pemohon,” ungkap Mayor Cba Abd Rofiq.
Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan secara langsung masih sangat dibutuhkan. Melalui kegiatan ini, warga memperoleh kesempatan untuk mengurus dokumen penting dengan lebih mudah tanpa harus terbebani biaya pembuatan akta dalam program tersebut.
Manfaat kegiatan turut dirasakan Lukman Arif, salah seorang warga yang mengikuti pelayanan. Ia mengapresiasi langkah TNI yang telah memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan akta kelahiran secara gratis dan membantu mempermudah proses pengurusannya.
“Kami sebagai masyarakat kecil sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang sudah mempermudah urusan kami,” tutur Lukman.
Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat lebih sering dilaksanakan dan disosialisasikan secara luas. Dengan demikian, masyarakat yang belum mengetahui atau mengalami kesulitan mengurus dokumen kependudukan dapat memanfaatkan pelayanan yang tersedia.
Selain pelayanan administrasi, program ini juga mencakup rehabilitasi panti asuhan sebagai bentuk perhatian terhadap lingkungan sosial dan kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan. Upaya tersebut mencerminkan kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan sinergi antara jajaran TNI AD dan instansi terkait. Kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan pelayanan sosial, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara lebih efektif oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Gresik.
Melalui karya bakti tersebut, Kodim 0817/Gresik menegaskan bahwa pengabdian TNI tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ke depan, kegiatan sosial seperti ini diharapkan terus mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan serta memperkuat budaya gotong royong. Dengan pelayanan yang mudah dijangkau dan kerja sama lintas sektor, upaya mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Gresik dapat dilakukan secara berkelanjutan.(Telisik Hati)
















