GRESIK, BN News – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, Pondok Pesantren Refah Islami menggelar kegiatan Khataman Al-Qur’an dan Ifthor Jama’i pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai keikhlasan dan adab dalam menuntut ilmu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an yang diikuti seluruh santri bersama para muhafidh. Suasana khidmat menyertai lantunan ayat suci, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Ma’tsurat.
Puncak acara diisi tausiyah oleh Mudir Pondok Pesantren Refah Islami, KH. Farid Dhofir, Lc., M.Si. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa salah satu adab utama dalam menuntut ilmu adalah keikhlasan. Menuntut ilmu agama tidak cukup hanya dengan menambah pengetahuan, tetapi juga harus disertai pembentukan akhlak dan kerendahan hati.
Beliau mengingatkan bahwa semakin banyak ilmu agama yang dipelajari, seharusnya semakin bertambah pula sikap tawaduk seseorang. Ilmu yang bermanfaat hendaknya menjadikan seorang penuntut ilmu semakin rendah hati, bukan merasa lebih tinggi daripada orang lain.
Di akhir tausiyah, beliau mengajak seluruh santri menjadikan peringatan Hari Santri Nasional 2026 sebagai momentum untuk meluruskan niat dalam mencari ilmu, senantiasa ikhlas karena Allah SWT, serta menjaga adab dalam setiap proses belajar.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Ifthor Jama’i setelah pelaksanaan salat Magrib berjamaah, sebagai wujud kebersamaan dan penguat ukhuwah di antara keluarga besar Pondok Pesantren Refah Islami.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Hari Santri tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh santri untuk terus mencintai Al-Qur’an, memperbaiki niat, dan menghiasi diri dengan ilmu serta akhlak mulia. (Kader Literasi Refah Islami)
















