GRESIK, BN News — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi momentum istimewa bagi Yayasan Pusat Pengembangan Taman Kanak-kanak Taman Pendidikan Al-Qur’an (PPTKA) Gresik untuk menebarkan kebahagiaan melalui aksi sederhana yang sarat makna.
Bersama dukungan Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat Gresik, Yayasan PPTKA Gresik mengajak para santri berkunjung ke sejumlah pondok pesantren. Bukan sekadar bersilaturahmi, kegiatan ini menjadi sarana menumbuhkan kepedulian, berbagi kebahagiaan, sekaligus menanamkan nilai cinta sedekah sejak dini.
Dalam kunjungan tersebut, para santri menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa beras dan telur untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari para santri di pondok pesantren yang dikunjungi.
Bantuan yang mungkin terlihat sederhana, tetapi menyimpan pesan mendalam: bahwa kepedulian tidak harus menunggu berlebih, dan berbagi bukan semata tentang seberapa besar yang diberikan, melainkan seberapa tulus niat untuk membahagiakan sesama.
Sholikhul Amin, Kepala Cabang Nurul Hayat Gresik, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai pendidikan dan sosial yang penting bagi para santri.
“Aksi sederhana ini memiliki makna besar. Anak-anak tidak hanya belajar tentang sedekah melalui kata-kata, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Mereka belajar bersilaturahmi, mengenal kehidupan santri di pondok pesantren, serta memahami bahwa kebahagiaan akan terasa lebih indah ketika dibagikan kepada sesama,” ungkapnya.
Dukungan Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat Gresik dalam kegiatan ini menjadi bagian dari semangat kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Sinergi ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan karakter dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, membentuk generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi di sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat lima pondok pesantren yang menjadi tujuan kunjungan, yakni Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Refah Islami, Sunan Drajat Sidomoro, Ulul Albab, dan Sahabat Karomah Panceng.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para santri Yayasan PPTKA Gresik. Mereka tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga pulang dengan pelajaran tentang empati, persaudaraan, dan arti keikhlasan dalam berbagi.
Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, Yayasan PPTKA Gresik bersama Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat Gresik ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak berhenti di ruang kelas atau tempat mengaji. Pendidikan juga tumbuh melalui langkah-langkah nyata yang mengajarkan anak untuk peka terhadap lingkungan dan peduli terhadap sesama.
Sebab, santri hebat bukan hanya mereka yang tekun mengaji dan menghafal ayat-ayat suci, tetapi juga mereka yang tumbuh dengan hati yang lapang, tangan yang ringan berbagi, serta kepedulian yang nyata.
Kami sampaikan terimakasih kepada seluruh lembaga TPQ yang bernaung di Yayasan PPTKA Gresik yang sudah mengumpulkan sedekah dari para santri serta Nurul Hayat Gresik, mudah-mudahan barokah. Aamiin. (*)
















