GRESIK, BN News – Pasca bencana angin puting beliung yang menerjang Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Anggota DPRD Gresik Noto Utomo siap mengawal bantuan perbaikan rumah para korban hingga Tuntas.
Cak Noto Utomo sapaan akrabnya meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan pada saat terjadi peristiwa puting beliung beberapa waktu lalu.
“Pemkab harus hadir ketika ada musibah seperti ini. Saya kemarin bertemu Pak Bupati Gus Yani saat Beliau meninjau lokasi. Dan saya sudah menyampaikan ke bupati untuk membantu perbaikan rumah warga korban puting beliung,” tandas Cak Noto yang juga Sekjend DPC PDI Perjuangan Gresik ini, Rabu (19/11/2025).
Lebih jauh dewan yang juga warga setempat ini mengatakan, jauh jauh hari dirinya sudah mengingatkan BPDB untuk mengantisipasi datangnya musim hujan.
“Kami sudah mengingatkan BPBD menjelang musim hujan untuk mengantisipasinya, terutama menyiapkan anggaran penanggulangan bencana,” bebernya.
Diketahui korban puting beliung yang melanda Desa Melirang, Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik data awal rumah warga yang terdampak sebanyak 62 rumah. Namun setelah pendataan lanjutan, jumlahnya bertambah signifikan hingga 102 rumah dengan kondisi rusak parah sebanyak 11 unit rumah.
“Dari laporan resmi pihak desa, rumah rusak berat ada 11 unit, sedangkan rusak ringan sebanyak 91 rumah, ujar Kepala BPBD Gresik, Sukardi.
Sementara itu, Kepala Dinas CKPKP Gresik, Ida Lailatussa’diyah, memastikan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan perbaikan bagi rumah warga yang rusak berat.
Ia menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan detail untuk menentukan besaran kebutuhan material yang akan diberikan kepada masing masing pemilik rumah terdampak.
“Akan diberikan bantuan. Karena perbaikannya belum sempurna, nanti ada 11 rumah yang rusak berat akan kami bantu stimulan material,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kecamatan Bungah pada Jumat (14/11/2025) mengakibatkan bencana angin puting beliung di Desa Melirang. Atap rumah beterbangan, pohon tumbang, dan satu gedung sekolah mengalami kerusakan serius. Hingga pekan ini, sedikitnya 102 rumah tercatat mengalami kerusakan. (Telisik Hati)
















