SIDOARJO, BN News – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur kembali menggelar kegiatan BINKARSITAL (Bimbingan Karier, Profesi, dan Mental Spiritual) dalam rangkaian pembinaan ASN selama bulan suci Ramadan. Kegiatan yang digelar keempat kalinya dalam bulan suci Ramadan tahun ini, dikemas dalam format talkshow Safari Ramadan bertajuk “Al-Qur’an sebagai Kompas, Zakat sebagai Solusi: Meneladani Kedermawanan Rasulullah.”
Talkshow ini merupakan kolaborasi antara Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan Suara Muslim Radio Network, dengan menghadirkan narasumber Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur, Ali Maschan Moesa.
Dalam sambutannya, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jawa Timur, Syaikhul Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan BINKARSITAL yang dilaksanakan kali ini merupakan pertemuan keempat sekaligus terakhir dalam bulan Ramadan tahun ini.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana menambah wawasan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual bagi seluruh peserta. “Semoga kita bisa mengambil ilmu dan hikmah dari apa yang akan disampaikan oleh narasumber kita pada hari ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta yang hadir. “Semoga kegiatan ini bisa memberi manfaat bagi kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, dalam paparannya, Ali Maschan Moesa menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. “Al-Qur’an diturunkan sebagai pedoman utama bagi kehidupan manusia dalam berbagai aspek,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kualitas dalam beribadah. Menurutnya, Allah lebih menyukai amalan yang dilakukan secara konsisten dan berkualitas daripada amalan yang banyak namun tidak memiliki kedalaman makna.
Selain itu, ia menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam kehidupan sosial umat Islam dan tidak dapat dipisahkan dari kewajiban ibadah lainnya seperti salat. “Di dalam Al-Qur’an, zakat dan salat selalu disebut secara beriringan. Ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat dalam kehidupan seorang muslim,” ungkapnya.
Menutup paparannya, ia mengingatkan bahwa orientasi hidup seorang muslim seharusnya tidak semata-mata mengejar kebahagiaan dunia, melainkan mencari ketenangan batin melalui kedekatan dengan Allah SWT. “Jangan pernah mencari kebahagiaan di dunia, tetapi carilah ketenangan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan BINKARSITAL ini, diharapkan para ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur dapat terus memperkuat integritas, spiritualitas, serta semangat berbagi dan kepedulian sosial. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















