Penulis: Husni Mubarrok/Telisik Hati
BN News.com – Menyiapkan generasi tangguh, utamanya dalam hal iman dan akhlak adalah upaya cerdas yang harus terus diprioritaskan, betapapun sulit dan tentu saja tak semudah membalikkan telapak tangan. Remaja di era sekarang tentu saja lebih dahsyat tantangannya. Terlebih di era digital dengan mobilitas informasi yang kian tajam. Jika tidak berhati-hati tentu saja dampak buruk akan mudah menyertai para generasi muda.

Untuk menyiapkan generasi tangguh dalam hal iman dan akhlak itulah, maka Pondok Pesantren Maskumambang menggelar matrikulasi yang ditujukan kepada para santri barunya, khususnya di jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Tak tanggung-tanggung, program matrikulasi dilakukan selama kurang lebih 3 bulan. Woow.
Program matrikulasi yang berfokus pada materi kepesantrenan, bahasa dan matematika dasar ini menjadi hal utama yang diajarkan kepada seluruh santri baru MA dan MTs YKUI Maskumambang sejak Juli hingga akhir September tahun 2022 ini. Materi dalam matrikulasi itu antara lain; Tauhid, Akhlak, Fiqih, Al Qur’an, Tajwid, Doa dan Dzikir, Praktek Ibadah (Wudhu dan Sholat) serta materi bahasa arab, Inggris dan matematika dasar.

“Kami ingin menguatkan aspek ibadah, akhlak dan bahasa para santri baru, karena ini pondasi dan dasar ilmu pengetahuan yang harus diajarkan lebih dulu sebelum mereka mempelajari ilmu-ilmu lainnya. Para santri harus dikuatkan dan dibekali dulu terkait dengan aqidah, dan praktek ibadah yang benar sesuai tuntunan rasulullah dan tentu saja selaras dengan visi misi pesantren, khususnya praktek wudhu, sholat dan baca Al Qur’annya.” Ucap Ustadz Imam Subkhi, S.Pd.I selaku direktur pendidikan dasar dan menengah di Pondok Pesantren Maskumambang.

“Kami ingin para santri baru lebih kuat aqidahnya, lebih bagus praktek wudhu dan sholatnya, mahir dalam membaca Al Qur’an serta mampu berkomunikasi bahasa arab dan Inggris” imbuhnya menambahkan
Iya, kegiatan matrikulasi yang berlangsung kurang lebih 3 bulan terhitung sejak awal tahun ajaran baru hingga akhir September jelang PTS (Penilaian Tengah Semester) ini dikhususkan hanya untuk mendalami dan mempelajari materi-materi kepesantrenan, penguasaan bahasa Arab dan Inggris serta matematika dasar sehingga untuk mapel lainnya sementara belum diajarkan.

“Iya, selama 3 bulan Matrikulasi, beberapa mapel lainnya belum diajarkan seperti IPA, IPS dan beberapa mapel lainnya agar mereka lebih fokus mempelajari materi materi hal ibadah dan akhlak, khususnya persoalan tentang bagaimana sholat, wudhu dan baca Al Qur’annya yang baik dan benar sesuai tuntunan rasulullah” timpal ustadz Kharisun, S.Pd selaku Kepala madrasah MA YKUI Maskumambang menambahkan.

Tentu saja, apa yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Maskumambang ini adalah bagian dari ikhiyar menyiapkan generasi muda agar mereka lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi derasnya arus global dengan bekal iman yang kuat, akhlak yang mulya serta penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa arab dan Inggris, Insyaallah. (Husni Mubarrok)















