Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur menggelar acara penandatanganan kontrak konsultan perencanaan untuk pelaksanaan pembangunan gedung madrasah yang dibiayai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025. Acara ini berlangsung dengan khidmat pada Senin, 13 Januari 2025, dan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Kepala Pendidikan Madrasah, Kepala Bidang Urais, Kepala Tim Pendidikan Madrasah Jawa Timur, serta konsultan perencana beserta tim.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjut dengan doa yang dipimpin oleh Najib. Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, memberikan sambutan sekaligus pembinaan terkait pentingnya perencanaan dalam mendukung keberhasilan program pembangunan.
Dalam sambutannya, Bahtiar menekankan bahwa perencanaan adalah proses fundamental untuk mencapai tujuan. “Tujuan kita adalah memberikan layanan terbaik di masing-masing bidang yang direncanakan. Perencanaan menjadi fungsi utama dalam mengarahkan kegiatan, meramalkan kemungkinan, memilih alternatif, memupuk kinerja, mempertimbangkan sumber daya manusia, meminimalkan risiko, menyesuaikan diri, dan memudahkan implementasi,” jelasnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya membuat perencanaan yang sederhana, terukur, dan sesuai kebutuhan. “Perencanaan harus menjadi panduan yang dirancang dengan detail, teliti, dan masuk akal. Semua tahapan harus dipersiapkan dengan hati-hati agar menghasilkan program yang efektif,” tambahnya.
Setelah pembinaan, acara dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan kontrak antara pihak Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur dan konsultan perencana. Sebagai penutup, seluruh peserta acara melakukan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen penting ini.
Dengan terlaksananya penandatanganan kontrak ini, diharapkan pembangunan gedung madrasah melalui dana SBSN Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah disusun. (Didik Hendri Telisik Hati)
















