BN News – Dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat integritas dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan “Penguatan Internalisasi Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK)” pada Senin s.d Rabu (14–16 Juli 2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, komitmen, dan kapasitas seluruh tim kerja Pembangunan Zona Integritas, sebagai langkah strategis menuju pencapaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kegiatan diikuti oleh Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur secara luring, serta Tim Kerja Pembangunan ZI Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Timur secara hybrid.
Pesan dan Arahan Kakanwil
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan bahwa esensi pembangunan zona integritas adalah pengendalian diri agar tidak menjadi pribadi yang tamak, rakus, dan khianat.
“Hakikat ZI adalah meringankan hisab setiap ASN pada Tuhan. Tujuan lainnya adalah membentuk karakter dan terhindar dari front kecurangan seperti korupsi, gratifikasi dan pungutan liar,” tegas Kakanwil Akhmad Sruji Bahtiar.
Kakanwil mengingatkan bahwa pembangunan ZI tidak sebatas pada administrasi dan dokumen semata. “Membangun zona integritas harus dipahami sebagai merubah kultur dan cara berpikir ASN agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Yang paling penting untuk dibenahi dalam membangun ZI adalah manusia, bukan kertas dan dokumen,” tandasnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun SDM birokrasi yang berpegang teguh pada core values ASN yaitu BerAKHLAK — akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah: “Satu Visi, Satu Aksi: Bersama Wujudkan Zona Integritas” menuju pelayanan Bintang 5.
Pemateri dan Harapan
Kepala Bagian Tata Usaha, Syaikhul Hadi, melaporkan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi yang telah berpengalaman dalam membangun Zona Integritas, di antaranya:
Perwakilan Kemenpan RB
Bapenda Kota Malang (WBK 2022, WBBM 2024)
KPKNL Kab. Sidoarjo (WBK 2021, WBBM 2024)
Motivator nasional Abdul Mustopa
“Melalui materi yang disampaikan, diharapkan kita dapat memperoleh wawasan baru dan strategi yang efektif dalam mengimplementasikan zona integritas di masing-masing wilayah kerja,” terang Syaikhul Hadi. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















