Kemenag Gresik, BN News — Sebanyak 2.000 peserta dari 16 kecamatan se-Kabupaten Gresik memadati halaman MI Islamiyah Desa Pengulu, Kecamatan Sidayu, Minggu (13/4/2025), dalam gelaran Festival Pendidikan Al-Qur’an ke-3 yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Gresik.
Festival tahunan ini menjadi ajang silaturahmi dan unjuk prestasi para santri TPQ serta para pendidik Al-Qur’an dari berbagai pelosok daerah. Kegiatan berlangsung semarak dengan beragam lomba dan pertunjukan yang mengusung semangat cinta Al-Qur’an sejak dini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Dr. H. Pardi, M.Pd.I., yang hadir dan memberikan sambutan, mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk senantiasa menjaga dan memuliakan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Penting bagi kita umat Islam menjaga Al-Qur’an. Usahakan ke mana pun kita pergi, kita membawa Al-Qur’an dan menyibukkan diri dengan membacanya, daripada membuang waktu hanya untuk bermain atau scroll media sosial,” pesan H. Pardi.
Beliau menegaskan bahwa menjaga Al-Qur’an adalah tanggung jawab umat Islam. “Kalau bukan kita, lalu siapa lagi? Mari biasakan diri tampil dengan performa Al-Qur’an, mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, di keluarga, dan lingkungan kita,” lanjutnya.
H. Pardi juga memberikan apresiasi kepada para guru-guru Al-Qur’an di Kabupaten Gresik. Ia meyakini bahwa perhatian dan pembinaan terhadap para pendidik Al-Qur’an akan menjadi kunci untuk mewujudkan Gresik yang damai dan sejahtera.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta. Semoga kalian meraih kemenangan yang hakiki dan selalu diberkahi oleh Al-Qur’an. Semoga Al-Qur’an senantiasa membimbing kita menjadi pribadi yang lebih baik, di mana pun dan kapan pun,” pungkasnya.
Festival ini menjadi bukti nyata semangat kolektif masyarakat Gresik dalam membumikan Al-Qur’an dan memperkuat peran TPQ serta pendidik Al-Qur’an dalam pembangunan karakter generasi muda Islam. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















