Jakarta, BN News – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan melalui kewaspadaan, deteksi dini, dan pencegahan kanker.

Sarmuji menegaskan bahwa saat ini, kanker menjadi penyebab kematian terbesar kedua di Indonesia, sehingga perlu penanganan serius dan berkelanjutan.
Hal tersebut ia sampaikan usai membuka seminar bertema “Bersama Melawan Kanker Menuju Masa Depan Lebih Sehat” dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2026, yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (4/2/26).
“Harus ada peningkatan kewaspadaan, deteksi dini, dan pencegahan dini terhadap penyakit kanker. Tenaga kesehatan kita juga perlu ditingkatkan kualifikasinya agar kanker bisa ditangani secara optimal di Indonesia,” kata Sarmuji.
Sekjend DPP Partai Gollar ini juga menyoroti masih banyaknya masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri untuk menangani kanker.
Menurutnya, hal itu menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas dokter dan teknologi alat kesehatan di dalam negeri.
“Kita ingin mendorong pemerintah untuk melengkapi kualifikasi dokter dan teknologi medis, sehingga semua jenis kanker bisa ditangani di Indonesia,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar penderita kanker memiliki peluang sembuh yang lebih besar, melalui deteksi dini, pencegahan sejak awal, serta penerapan pola hidup sehat.
“Mudah-mudahan Indonesia bisa menjadi negara yang mampu mengatasi berbagai jenis kanker. Kepada para pejuang kanker dan keluarganya, mari kita terus berjuang dan jangan kehilangan harapan,” ucapnya.
Seminar tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, Bendahara Fraksi Partai Gollar DPR RI Putri Komarudin, serta Ketua Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) Luluk Maqnuniah yang juga merupakan istri dari Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji.
Senada dengan Sarmuji, Sri Suparni, istri dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia sekaligus Dewan Penasihat IIFPG, menekankan bahwa pencegahan kanker harus dimulai dari diri sendiri.
“Menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar adalah langkah awal. Pencegahan itu sangat penting dan harus dilakukan bersama-sama,” kata Sri.
Ia menjelaskan, selain seminar, kegiatan tersebut juga diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan mata, gigi, darah, serta deteksi dini kanker.
“Kegiatan ini penting agar masyarakat dan anggota IIFPG rutin memeriksa kesehatannya,” ucapnya.
Sri menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh anggota IIFPG, tetapi juga melibatkan lintas partai politik dan berbagai organisasi di Indonesia.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan mendorong kita semua lebih peduli terhadap kesehatan, khususnya dalam mencegah kanker,” tutupnya.
Sebagai informasi, Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker dan upaya pencegahannya.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan tahun 2024, kanker merupakan penyakit katastropik terbesar kedua di Indonesia dan menjadi salah satu penyebab utama kematian. (*)



















