Penulis📰 Didik Hendri Telisik Hati
Gresik, BN News – Sukses menggelar Tumpeng Nasi Krawu Raksasa setinggi 3 Meter, Komunitas Wartawan Gresik (KWG) mendapat apresiasi dari DPRD serta Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Gresik. KWG dinilai peduli terhadap kearifan budaya lokal tak benda tersebut. DPRD Gresik bahkan akan selalu mensuport setiap kegiatan yang dilakukan KWG, apalagi kegiatan bersentuhan dengan masyarakat, khususnya Kabupaten Gresik.
Hal ini disampaikan Nur Saidah, Wakil Ketua DPRD Gresik saat hadir dalam acara Tumpeng Nasi Krawu Raksasa yang digelar KWG di Atrium Gressmall, Kamis (25/4/2024). Acara itu digelar KWG dalam rangkaian Puncak Hari Pers Nasional tahun 2024.
Menurut politisi Gerindra asal Kecamatan Duduksampeyan ini, nasi krawu merupakan ikon Gresik yang harus dilestarikan. Kegiatan KWG dengan menggelar Tumpeng Nasi Krawu Raksasa itu dinilai sangat tepat. Apa yang dilakukan KWG merupakan bentuk kepedulian KWG turut menjaga warisan budaya tak benda.
“DPRD Gresik akan terus mensupport kegiatan yang mengangkat kearifan lokal dan berdampak kepada kebangkitan UMKM masyarakat,” ujar Nur Saidah.
Dikatakan Nur Saidah, selera masyarakat Gresik terhadap nasi krawu tak pernah luntur meski ditengah gempuran beragam menu makanan modern. Ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang hadir dalam acara Tumpeng Nasi Krawu Raksasa. Untuk mendapatkan sebungkus nasi krawu saja mereka rela antri.
“Hari ini kita lihat bersama, antusias masyarakat datang ke acara Tumpeng Nasi Krawu Raksasa. Demikian juga, stan-stan UMKM juga dipadati pengunjung. Inilah yang disebut multiplayer efek, dan ini sangat positif bagi masyarakat dan Kabupaten Gresik,” tegasnya.
Tidak hanya DPRD, pujian yang sama juga disampaikan Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani kepada KWG. “Terima kasih KWG yang rutin menjaga Nasi Krawu sebagai ikon Gresik. KWG boleh pakai ruang terbuka yang dibangun Pemkab. Seperti Bandar Grisse atau Masjid KH Robbach Ma’sum di Balongpanggang,” ujar Gus Yani, sapaan akrab bupati.
Ditambahkan Gus Yani, pihaknya berusaha mendorong setiap kecamatan memiliki destinasi lokal. Yang tentu saja akan meningkatkan kearifan lokal dan pendapatan masyarakat setempat, melalui UMKM nya.
“Tujuan dibangunnya destinasi di setiap kecamatan, agar warga tidak harus jauh jauh bila ingin berwisata,” tandasnya.
Pembagian tumpeng nasi krawu yang tingginya mencapai 3 meter itu dipimpin Gus Yani berjalan tertib. Ratusan masyarakat rela mengantre hingga mengular, di sepanjang lorong Gressmall.
Tampak ikut mendampingi Gus Yani membagikan nasi krawu Wakil Bupati Aminatun Habibah, Wakil Ketua DPRD Nur Saidah, Kapolres AKBP Aditya Panji Anom, Direktur Utama RS Fatma Medika dr Alif, Kasdim 0817 Mayor Siari, Kadinkes dr Mukhibatul Khusnah, Kadispendik S Hariyanto, Kadis Damkarla Suyono, Kadis PMD Abu Hassan, dan Kadis Perinkraf drg Syaifuddin Ghozali.
Hadir juga Kadispenduk Harry Syawaluddin, Kadiskoperindag Darmawan, Ketua Asosiasi Kepala Desa Nurul Yatim bersama sekretarisnya Suryadi. Camat Cerme Umar bersama sejumlah kepala desa wilayah Cerme, Direktur Posbakum Fajar Trilaksana, perwakilan Semen Gresik Suparno, perwakilan PT Wilmar Wahib serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Advetorial/Didik Hendri Telisik Hati)
















