GRESIK, BN News – Mari merayakan Malam Selawe dengan membaca Surat Al-Ikhlas di Masjid Besar Ainul Yaqin Sunan Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (14/3/2026) Ba’da Salat Tarawih.
Tradisi Malam Selawe yang telah lama menjadi bagian dari khazanah budaya religius masyarakat Gresik kembali akan digelar tahun ini. Di Kecamatan Kebomas, peringatan malam ke-25 bulan Ramadhan tersebut akan dimeriahkan dengan puluhan stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menyajikan jajanan tradisional khas Gresik.
Kegiatan tersebut akan berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) di depan Kantor Kecamatan Kebomas dengan menghadirkan sekitar 50 hingga 60 stan UMKM.
Camat Kebomas, Tri Joko Efendi, SH, menjelaskan bahwa stan-stan tersebut secara khusus akan menyajikan jajanan khas tempo dahulu serta makanan sehat yang bergizi.
Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai upaya mengedukasi masyarakat agar kembali mengenal dan mengonsumsi makanan tradisional yang sehat.
“Kita ingin mengedukasi masyarakat agar memberikan makanan yang sehat dan bergizi kepada anak-anak. Harapannya generasi kita ke depan tumbuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit,” ujarnya.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga diusung konsep satu desa satu produk unggulan. Konsep ini diharapkan dapat mendorong desa-desa di wilayah Kebomas untuk mengembangkan produk UMKM yang menjadi ciri khas daerah masing-masing.
Dengan demikian, ketika ada wisatawan yang datang dan menanyakan identitas suatu desa, masyarakat dapat dengan bangga memperkenalkan produk unggulan dari wilayahnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan Malam Selawe tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk melestarikan jajanan tradisional khas Gresik yang sehat dan bernilai budaya.
Sementara itu, rangkaian kegiatan Malam Selawe juga akan digelar di kawasan Masjid Besar Ainul Yaqin Sunan Giri, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat tradisi religius masyarakat Gresik.
Di tempat tersebut akan dilaksanakan munajat bersama dengan pembacaan seribu surat Al-Ikhlas. Selain itu, panitia juga akan membagikan sekitar 2.000 porsi nasi kebuli dan 500 kupat ketek kepada jamaah yang hadir.
Pembagian kupat ketek tersebut sekaligus menjadi bentuk syukur atas ditetapkannya tradisi Malam Selawe dan Kupat Ketek sebagai warisan budaya tak benda di Kabupaten Gresik.
Rencananya, kegiatan tersebut akan dihadiri oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik dr H Asluchul Alif, Ketua MUI Gresik serta para Kiai Khos di Kabupaten Gresik.
Mari kita sambut malam penuh keberkahan ini dengan kebersamaan dan doa. (Telisik Hati)
#gresik #malamselawe #tradisigresik #gresikposoan















