Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
Gresik, BN News – Alhamdulillah, Pengurus Persatuan Pencak Silat (PPS) Tradisional dengan nama ‘Burung Sikatan’ Kecamatan Bungah periode 2025-2030 Resmi dikukuhkan di Pendopo Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (5/1/2025) malam.
Dalam acara ini juga dilaksanakan prosesi serah terima antara pengurus yang lama kepada pengurus yang baru. Tampak hadir jajaran Forkopimcam Bungah, yakni Camat Bungah Moh Izzul Muttaqin, Perwakilan Kapolsek Bungah Aiptu Iwan, Perwakilan Koramil Bungah Serma Rudianto dan Pembina KH Ali Murtadlo.
Camat Bungah Moh Izzul Muttaqin mengatakan, dengan adanya kepengurusan PPS Tradisional Burung Sikatan ini menjadi bagian dari pelestarian budaya dan seni pencak silat peninggalan nenek moyang Indonesia.
“Alhamdulillah tradisi pencak silat ini masih terus dilestarikan. Hal ini terlihat dari kegiatan panggung pencak silat yang sering diadakan di desa-desa secara bergiliran,” ujarnya.
Camat Izzul berharap, dengan dikukuhkannya kepengurusan PPS Tradisional Burung Sikatan yang baru ini, nantinya bisa merangkul seluruh perguruan silat yang ada di wilayah Bungah.
“Dengan adanya persatuan pencak silat ini nantinya bisa merangkul semua perguruan silat. Sehingga bisa tercipta suasana guyup rukun tanpa adanya gesekan,” ungkapnya.
Ditambahkan, beberapa bulan sebelumnya juga telah dilakukan komitmen beberapa perwakilan perguruan silat untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama dengan dipelopori oleh pihak kepolisian.
“Kalau bisa persatuan silat ini tidak hanya tampil di acara panggung pencak silat, tapi bisa ikut tampil dalam acara seremonial seperti penyambutan pernikahan atau kegiatan yang lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PPS Tradisional Burung Sikatan Bungah, Muh Nasir mengatakan, pihaknya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk terus memajukan dan mengembangkan pencak silat tradisional ini.
“Perlu diketahui bahwa persatuan pencak silat Burung Sikatan ini sudah tergabung sebagai anggota IPSI Kabupaten Gresik. Untuk itu, pada tahun ini perwakilan dari Burung Sikatan bisa mengikuti turnamen,” paparnya.
“Tidak hanya kegiatan di pagelaran tradisional saja, Kedepan kami akan lebih menseriusi untuk mengikuti event-event turnamen di IPSI Kabupaten Gresik. Jadi kami berharap kepada para anggota Burung Sikatan lebih bisa mengaktifkan kembali latihan yang ada di Desa-desa,” harapnya
Guna mempersiapkan anggota yang akan tampil dalam turnamen pencak silat, pihaknya akan memberikan pembekalan latihan jurus dan tehnik pencak silat tradisional.
Diketahui PPS Tradisional Burung Sikatan Kecamatan Bungah ini didirikan di Bungah sejak 08 Agustus 1956 / 01 Muharrom 1376 H. oleh Mbah Mik Bapak dari KH. Amin Sampurnan Bungah.
PPS Tradisional Burung Sikatan ini didirikan untuk menaungi dan menjadi ajang silaturahmi melalui pagelaran para Perguruan Pencak Silat Tradisional di Desa/Dusun di seluruh wilayah Kecamatan Bungah.
Adapun Perguruan Pencak Tradisional yang sudah tergabung yakni :
1. Cikaret Sentral Candi Muda (Melirang)
2. Singo Maruto (Kemangi)
3. Naga Sakti (Pegundan)
4. Bintang Sakti (Kisik Karanjarak)
5. Sinar Kuda Sakti (Kisik Ndelik)
6. Persis (Sungon Legowo)
7. Putra Jaya (Lebak Sari)
8. Sarimulyo (Gunungsari)
9. Parikesit (Sukorejo)
10. Garuda Hitam (Bedanten)
11. Gajah Putih (Bungah Kota)
12. Indra Jaya (Indro)
13. PSA Singa Padang Pasir (Abar-Abir)
14. Persis (Sidokumpul)
15. Sima Bawat (Grogol)
16. Harimau Gawat (Masangan)
17. Baja Buana (Pereng Wetan)
18. Weringinanom Pedang Kencono (Pereng Kulon)
19. Tapak Cinde (Mojopuro Wetan)
20. Jaran Putih (Mojopuro Gede)
21. Kumbang Sakti (Galalo)
22. Satria Muda Bintang Pamungkas (Kaweden Mojopuro Gede)
23. Singosari (Raci Wetan)
24. Buaya Putih (Sidorejo)
25. Joko Samudro (Gumeng)
26. Cinde Laras (Sidomukti)
27. Kencono Wungu (Tajung Widoro Mengare)
28. Dali Kumbang (Watu Agung Mengare) (Didik Hendri Telisik Hati)
















