LAMONGAN, BN News – Momentum Idul Fitri 1447 H terasa lebih harmonis dalam merajut ukhuwah islamiyah, Pesantren Hidayatussibyan menjalankan rutinitas tahunan bersama para santri, alumni, wali santri serta masyarakat desa Bulubrangsi dalam bingkai Halalbihalal pada Jum’at (28/3/2026).
Kegiatan penuh berkah ini dikemas dengan acara Pengajian Umum oleh KH Fachrur Rozi dari Tuban Jawa Timur dan dihibur musik gambus khas padang pasir oleh Saujana Grup dari Lamongan. Acara tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan peserta undangan kurang lebih 600 orang.
Dalam tausiyahnya KH Fachrur Rozi menyampaikan pesan mendalam “ojo cangkeman, NU karo Muhammadiyah kudu rukun, nek ora rukun berarti ora Halal Bi Halal (jangan banyak bicara, NU dan Muhammadiyah harus rukun damai, kalau tidak rukun damai berarti tidak bisa mencapai Halal Bi Halal),” tuturnya.
Pengasuh Pesantren Hidayatussibyan, Kyai Fatkhan menyampaikan bahwa Pembelajaran di Pesantren Hidayatussibyan ini mencakup cara baca Al Qur’an dan pendalamannya serta ilmu alat, ilmu fiqih, dan lain sebagainya. semuanya itu tidak dipungut biaya (Gratis), maka siapapun saja yang ingin menimba ilmu di Hidayatussibyan akan kami terima, baik anak orang NU maupun Muhammadiyah, tambahnya.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pesantren Hidayatussibyan, Gus Chumaidy menekankan, tujuan daripada Halal Bi Halal ini tidak semata mata hanya acara seremonial saja, melainkan sebagai wadah silaturrohmi antar santri, alumni, serta masyarakat Desa Bulubrangsi agar tercipta ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah”.
Lain daripada itu dia menyampaikan bahwa di pesantren Hidayatussibyan memberikan beasiswa kepada santri kepada siapapun yg mau menjadi santri Hidayatussibyan akan diberikan beasiswa.
“siapapun saja, anak-anak Bulubrangsi yang menjadi santri Hidayatussibyan yang tidak mampu untuk melanjutkan sekolah kami berikan beasiswa tingkan SLTA bahkan sampai ke Perguruan Tinggi,” tambahnya.
Kepala Desa Bulubrangsi, Mutif mendukung Pesantren Hidayatussibyan dalam mengelola pendidikan agama, mengingat anak-anak sekarang sudah banyak yang tidak mempedulikan pendidikan agama.
“Pemerintah Desa Bulubrangsi mendukung penuh langkah Hidayatussibyan dalam mengambil peran pendidikan maupun sosial, ini sebuah langkah yang harus kita dukung agar anak-anak Bulubrangsi tetap teguh dalam beragam” terangnya.
Sebagai penutup, Ketua Panitia Muhammad Mucharom yg juga bagian dari alumni Hidayatussibuan menyampaikan bahwa di Pesantren Hidayatussibyan punya beberapa lembaga diantaranya Lembaga Pendidikan, Lembaga Sosial dan Lembaga Ekonomi yang semuanya saja mempunyai pengurus untuk mengelola manajemen administrasi dan keuangan yang transparan dan profesional sehingga masyarakat yang sudah banyak berkontribusi baik tenaga, fikiran maupun harta mempunyai hak untuk bertanya tentang keuangan dan lain sebagainya.
“Karena semuanya ini adalah amanat dan mandat masyarakat, yang sudah menjadi doktrin dari pengasuh sejak dini yakni dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat”m,” tegasnya.
Dalam acara tersebut juga ada pemberian award kepada santri yang beprestasi dalam menghafal Al Qur’an oleh pengasuh sebagai motivasi agar para santri lebih semangat dalam belajar dan mendalami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan landasan hukum beragama. (*)















