GRESIK, BN News – Kepolisian Resor (Polres) Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Gresik, Kamis sore (12/3/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Gresik. Turut hadir Asisten I Pemerintah Kabupaten Gresik Suprapto, Ketua Komisi I DPRD Gresik Muhammad Rizaldi Saputra, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan Kodim 0817/Gresik.
Dalam amanatnya, Kapolres Gresik menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.
Operasi kepolisian terpusat tersebut akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, soliditas dan sinergisitas antarinstansi harus terus diperkuat demi mewujudkan jargon Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujar AKBP Ramadhan Nasution di hadapan peserta apel.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat secara nasional pada musim mudik tahun ini diprediksi mencapai 143,9 juta orang. Meski mengalami penurunan tipis sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya, jajaran kepolisian tetap menyiagakan pengamanan secara maksimal.
Dalam operasi tersebut, sejumlah langkah strategis menjadi fokus pengamanan. Di antaranya pengaturan arus lalu lintas pada puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026.
Selain itu, kepolisian juga menyiapkan pos pelayanan di sejumlah titik strategis untuk memberikan informasi dan bantuan kepada para pemudik.
Di wilayah Kabupaten Gresik sendiri disiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, di antaranya Pos Pelayanan Bunder, Pos Pengamanan Alun-Alun Gresik, Pos Pengamanan Pelabuhan Gresik, Pos Manyar, Pos Rest Area 726B Wringinanom, serta Pos Pengamanan Legundi Driyorejo.
Selain pengamanan arus mudik, jajaran kepolisian juga akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga untuk mudik. Polres Gresik juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor gratis di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, pengawasan terhadap stabilitas bahan pokok penting (bapokting) dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi perhatian dalam operasi ini, guna memastikan distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan lancar selama masa Lebaran.
Apel gelar pasukan tersebut diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI dari Kodim 0817/Gresik dan Garnisun, jajaran Polri dari berbagai satuan fungsi, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta mitra kamtibmas seperti RAPI, Senkom, dan Pramuka Saka Bhayangkara.
Kapolres Gresik juga mengingatkan seluruh personel untuk mengoptimalkan layanan kepolisian 110 sebagai sarana respons cepat terhadap laporan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan melalui hotline Lapor Kapolres Gresik “Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006.
Kegiatan apel ditutup dengan prosesi penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026 kepada perwakilan personel serta sesi foto bersama. Prosesi tersebut menjadi simbol kesiapan penuh seluruh elemen di Kabupaten Gresik dalam mengawal keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri. (Telisik Hati)
















