Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim (Anha) mendapat keluhan dari warga dan konstituennya terkait banjir perkotaan yang belum tuntas. Keluhan tersebut disampaikan ketika melaksanakan Serap Aspirasi dari Masyarakat (Reses) masa persidangan I tahun 2023 di Balai RW Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas.
“Warga mengeluhkan banjir kota karena penataan drainase dan trotoar yang belum tuntas di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Kapten Dulasim, dan Jalan Usman Sadar,” kata Mas Nur, sapaan akrab Ahmad Nurhamim yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik ini, Rabu (15/3/2023).

Penyebabnya, keberadaan drainase di sejumlah titik wilayah perkotaan sering kali tak mampu menampung volume air yang masuk hingga sering kali menimbulkan genangan air dan meluap ke permukiman. Dampaknya, rumah warga yang tinggal di sekitar drainase kerap diterjang banjir. Mereka meminta pemerintah segera mencarikan solusi agar masyarakat khususnya wilayah perkotaan terbebas dari banjir, terutama saat musim hujan tiba.
Menanggapi keluhan tersebut, ketua DPD Golkar Gresik berjanji akan menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Sebab hingga saat ini, belum ada perencanaan pembangunan drainase perkotaan yang terintegrasi.
Ditegaskan Mas Nur, jika drainase dibangun secara terintegrasi, pihaknya optimis permasalahan banjir, khususnya di wilayah perkotaan dapat teratasi. Oleh karena itu, program pembangunan penataan drainase wilayah perkotaan ini harus menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Pemkab segera menyusun rencana penataan drainase di perkotaan berbasis integrasi antar drainase yang sudah ada, dilanjutkan dengan kajian dampak teritorial yang saat ini menjadi titik-titik terjadinya banjir,” pungkasnya.

Sementara, di tempat berbeda masyarakat wilayah Kecamatan Manyar menginginkan adanya pembangunan drainase, khususnya di ruas jalan perumahan Gresik Kota Baru (GKB) dan Pongangan. Sebab, di dua titik ruas jalan tersebut, kerap tergenang air karena belum ada drainase yang mampu menampung air.
Keinginan itu disampaikan warga kepada Anggota DPRD Gresik Lusi Kustianah dalam kegiatan Serap Aspirasi dari Masyarakat (Reses) masa sidang I tahun 2023 di Desa Pongangan pada Senin (12/3/2023). Mereka ingin pemerintah daerah segera mencarikan solusi agar terbebas dari banjir terutama saat musim hujan.
“Beberapa warga minta pembangunan drainase, terutama setelah ada pembangunan jalan raya dilebarkan, kemudian drainase perumahan GKB,” kata Mbak Lusi sapaan akrab anggota Komisi IV DPRD Gresik ini.
Mendapati aspirasi dari warga dan konstituennya, politisi perempuan dari Partai Golkar tersebut akan memperjuangkan dan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Gresik serta OPD terkait hingga segala persoalan yang ada di tengah masyarakat segera tuntas.

“Alhamdulillah selama ini bisa diselesaikan dengan baik, karena setiap warga ada masalah langsung menghubungi saya,” terangnya.
Pihaknya berharap agar sektor pelayanan masyarakat bagi warga Gresik dapat senantiasa dimaksimalkan oleh pemerintah daerah. Sehingga kemudahan layanan dan kesejahteraan ekonomi semakin baik.
“Semoga ke depan selalu diberi kemudahan dan kelancaran. Baik pemerintah dalam melayani maupun masyarakatnya terlayani dengan baik,” pungkas Mbak Lusi yang bakal maju lagi dalam Pileg 2024 mendatang. (Didik Hendri Telisik Hati)
#AirlanggaHartarto #Sarmuji #DyahRoroEsti
#KodratSunyoto #AhmadNurhamim #Anha
#LusiKustianah
#PartaiGolkar #GolkarGresik #GolkarIndonesia
















