Polewali Mandar, BN News — Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI) melaksanakan kegiatan pemetaan kelembagaan ekonomi di Kantor Desa Ambo Padang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya tim dalam memahami dinamika sosial-ekonomi dan potensi pertanian masyarakat di kawasan transmigrasi terpencil.
Setelah melakukan diskusi kelembagaan di kantor desa, Tim Ekspedisi Patriot UI melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi ladang warga yang berada di wilayah Dusun Patulang. Rombongan ini didampingi langsung oleh Kepala Desa Ambo Padang, Bapak Basri, beserta jajaran perangkat desa, warga setempat, serta tim ekspedisi dari berbagai universitas, yaitu Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Perjalanan menuju ladang warga ditempuh selama sekitar satu jam melewati jalur setapak yang menanjak dan berbatu, menjadi tantangan tersendiri bagi para anggota tim. Berkat inisiatif warga, tim difasilitasi dengan penggantian kendaraan di Dusun Patulang — motor tim diganti dengan motor warga yang lebih sesuai untuk medan berat. Kepala Dusun Patulang, Bapak Hammadian, turut mendampingi rombongan hingga ke lokasi.
Perjalanan tersebut terasa cukup melelahkan; bahkan beberapa anggota Tim UI mengalami kram otot akibat tidak terbiasa menempuh jalur ekstrem di wilayah pegunungan. Namun, semangat gotong royong warga yang ikut membonceng dan memandu tim membuat perjalanan berlangsung aman dan penuh kehangatan.
Setibanya di ladang, Tim UI bersama Kepala Desa Ambo Padang, Bapak Basri, dan warga melakukan observasi langsung terhadap komoditas pertanian unggulan di wilayah tersebut, di antaranya nilam, kakao, durian, dan kemiri. Melalui dialog terbuka, tim berdiskusi bersama mengenai sistem produksi, rantai distribusi komoditas, hubungan antar kelembagaan ekonomi lokal, serta harapan Kepala Desa Basri agar kakao dapat diolah menjadi produk konsumsi secara mandiri di masa depan.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari luaran riset pemetaan kelembagaan ekonomi yang dilakukan oleh Tim Ekspedisi Patriot UI. Pemetaan tersebut diharapkan mampu menjadi dasar bagi penguatan kapasitas kelembagaan desa, serta membuka peluang kolaborasi antarperguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.
“Kami belajar banyak dari masyarakat Ambo Padang tentang bagaimana mereka menjaga semangat bertani dan bekerja sama lintas dusun, serta menangkap peluang kestabilan ekonomi dari penjualan tanaman bernilai tinggi. Ini menjadi inspirasi untuk riset dan pengabdian yang lebih berkelanjutan,” ungkap Levi Nur Cahyani, salah satu anggota Tim Ekspedisi Patriot UI, Jumat (17/10/2025). (Telisik Hati)
















