Penulis: Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – 12 Rabiul Awal adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Seluruh Umat Muslim memperingatinya sebagai bentuk rasa cinta dan kasihnya kepada Rasulullah SAW. Banyak ragam kegiatan pun dilakukan sesuai dengan tradisi dan budaya daerah setempat untuk mewarnai peringatan ini.

MTs Negeri Gresik (Matsanegres) mengadakan kegiatan bersholawat dalam rangka puncak peringatan Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Habib Anis Syahab, Senin (24/10/2022).
Tujuan diadaknnya kegiatan ini adalah “Dengan Sholawat Mari Tumbuhkan Kecintaan Kepada Rasulullah.” Matsanegres Bersholawat ini dilaksanakan di GOR, dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan, seluruh peserta didik dan wali murid kelas 7, 8, dan 9. Turut hadir juga Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Komite MTs Negeri Gresik, Kepala MAN 2, Kepala MIN 1 dan MIN 2, Kepala Desa Metatu, serta Ketua Almuni MTsN Gresik.

Kegiatan pra acara dibuka dengan lantunan sholawat dari group Banjari MTsN Gresik, selanjutnya tampilan Ahbabul Musthafa dari Lamongan semakin menambah semangat Pecinta Rasul dalam melantunkan sholawat Nabi SAW.
Ahmad Nuril Huda selaku Panitia mengatakan bahwa sebagai Muslim kita wajib merayakan maulid (hari lahir) sebagai bentuk rasa kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
Lebih lanjut, Surga dan kenikmatannya akan menjadi keberuntungan bagi siapa saja yang bersholawat dan memohonkan selamat serta berkah atas Rasulullah SAW. Tuturnya penuh kecintaan kepada Nabi SAW.
Pada acara inti, juga diselingi Mau’idhoh hasanah yang diisi langsung oleh Habib Anis Syahab dari Jakarta. Beliau menyampaikan bahwa cara agar bertemu dengan Nabi SAW adalah dengan banyak membaca shalawat. Dengan bershalawat kepadanya, maka kita mengakui bahwa kita sangat mengidolakan Nabi SAW. Dengan bersholawat, sedikit demi sedikit hati yang akan tertutup itu akan terbuka, sehingga, perlahan tapi pasti, cahaya atau syafa’at dari Rasulullah SAW akan dengan mudahnya masuk pada hati kita.
Lantunan sholawat menggema bersama Habib Anis Syahab dengan diiringi oleh Ahbabul Musthafa, semua berlomba-lomba untuk meraih syafa’at Baginda Rasul. Suasana kian larut, pecah oleh keharuan manakala iringan musik hadrah melantunakan Sholawat ala an-Nabi yang dikuti seluruh jama’ah yang hadir. Suasana mendung tak bisa membendung semangat seluruh jama’ah yang ada di GOR untuk bersholawat.
Nabi Muhammad SAW adalah seorang manusia, namun bukan manusia biasa. Beliau laksana batu permata diantara bebatuan biasa (intan). Rasulullah SAW adalah suri teladan yang sempurna, tak ada cela di setiap akhlaknya. Banyak buku yang berisi tentang keluhuran pribadinya, namun itu mungkin belum mampu menggambarkan dan melukiskan sepenuhnya tentang kemuliaannya. (Didik Hendri Telisik Hati)















