Penulis: Mbah Singo/Telisik Hati
BN News.com – Dalam sejarah kemanusiaan, perjalanan adalah ciri utama bertumbuh dan berkembangnya sebuah kebudayaan, bahkan pada hakikatnya manusia adalah untuk melakukan sebuah perjalanan.
Tidak heran jika pada setiap agama akan kita jumpai konsepsi perjalanan suci, tak terkecuali agama Islam sendiri.

Hal itulah yang melatar belakangi Hj. Nazilah, S.Pd.I., selaku Ketua Fatayat ranting Lowayu, Ketua BKMM Ranting Lowayu dan Ketua Majlis Ta’lim Al Usrah Lowayu, mengadakan kegiatan Rihlah Ilmiah yang diadakan setiap bulan sekali, pada hari Jumat pasaran Wage, bulan ini bertepatan pada tanggal 4 November 2022.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Nazilah menyampaikan, Rihlah Ilmiah adalah sebuah tradisi yang sejak lama dilakukan oleh para pendahulu kita, mulai dari Imam Syafi’i, Imam Hambali, Syaikh Abdul Qodir al Jilani, Abu Hasan As Syadzily dan juga para ulama dari Nusantara seperti Syaikh Nawawi, Syaikh Mahfud at Termasi dan Syaikh Muhammad Hasyim Asy’ari.
Hj. Nazilah menambahkan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan Ibadah untuk mendapatkan kemuliaan dan pahala, kemuliaan sebagaimana janji Allah dalam firman-Nya yang akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu.
“Sedangkan pahala karena mencari ilmu adalah perintah agama, ibadah yang sangat mulia,” terang Hj. Nazilah dengan wajah penuh semangat.

Hal senada disampaikan Lailatul Fitriyah, S.Pd., selaku Sekertaris Pimpinan Ranting Fatayat NU Lowayu mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain bernilai ibadah, juga sebagai refresing bagi kaum ibu-ibu di tengah kesibukan yang luar biasa, yang membuat badan dan fikiran sangat letih.
Sementara Titin Suhailah, selaku Pembina Majlis Taklim Al-Usrah menyampaikan sebuah harapan bahwa kegiatan ini selain sebagai wadah mencari ilmu, juga sebagai wadah sambung silaturrahim antar penggerak organisasi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan yang kita rumuskan bersama ini, menjadi wadah silaturrahim antar penggerak organisasi, juga sebagai wadah menimbah ilmu agama, yang Insya Allah bernilai ibadah,” tutur beliau dengan suara yang lembut penuh wibawa. (Mbah Singo/Telisik Hati)
















