Penulis📚 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Tiga lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Alkarimi, yakni MINU, MTS 1 dan MA sepakat menyelenggarakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Hal ini merujuk pada kebijakan Kakankemenag Gresik untuk pelaksanaan implementasi Kurikulum (IKM) pada tahun pelajaran 2023/2024.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula MTS 1 Alkarimi Desa Tebuwung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik dengan melibatkan seluruh Guru dan Staff TU dari lembaga pendidikan MINU, MTS 1dan MA Alkarimi dan Yayasan Pondok Pesantren Alkarmi, Senin (27/2/2023).
Bimtek IKM ini menghadirkan narasumber dari Kemenag Gresik Mulyono Malik, M.Pd. Pada kegiatan tersebut banyak disampaikan oleh narasumber, yakni implementasi ke praktik guru serta membuat bhan ajar dengan proses tahapannya.

Mulyono Malik mengatakan, bimtek ini lebih efektifnya adalah praktik implementasi ke penerapannya, walaupun sedikit sebagian yang perlu di sampaikan regulasinya.
“Alhamdulillah dengan praktik dan presentasi peserta ada semangat untuk belajar serta tindaklanjut berikutnya,” jelasnya.
Ia berharap bimtek IKM bisa menjadikan stekholder pendidikan mampu mengembangkan kompetensi para peserta didik. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri, sebab kurikulum merdeka ini lebih menekankan pada kebebasan peserta didik dan juga memudahkan para guru dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik.

Untuk diketahui, acara ini dihadiri oleh Pengurus Yayasan Ponpes Alkarimi, Pengawas Madrasah dan Kepala Madrasah (Kamad) MINU Alkarimi Moh Syafi’ Hoo, Kamad MTs Alkarimi 1 Moh Nafik dan Kamad MA Alkarimi Ahmad Wahibul Amin. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















