Jakarta, BN News – Muhammad Sarmuji, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, menilai pemikiran KH Abdul Wahab Chasbullah dalam buku Penyirep Gemuruh masih relevan untuk menjawab berbagai persoalan sosial dan perbedaan pandangan di tengah masyarakat saat ini.
“Karakter NU yang selama ini kita pahami sebagai tawassuth, tawazun, tasamuh, i’tidal. Yaitu moderat, toleran, lalu tawazun itu seimbang, dan i’tidal yaitu adil,” ujar Sarmuji, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, keteladanan Mbah Wahab dalam mengedepankan tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal menunjukkan bahwa persoalan dapat diselesaikan melalui sikap moderat, seimbang, toleran, adil, serta terbuka terhadap musyawarah.
Cara Mbah Wahab mencari solusi dengan mendengar berbagai pandangan menjadi pelajaran bahwa perbedaan tidak harus diperbesar menjadi pertentangan. (*)
#PartaiGolkar #GolkarIndonesia #FraksiGolkar #GolonganKarya #Golkar
















