Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Komandan Pusat Teritorial TNI AD (Danpusterad) Letjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E M.M mengunjungi program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gresik yang dipusatkan di WEP (Wahana Ekspresi Poesponegoro) Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Rabu (3/5/2023). Kedatangan Danspusterad sekaligus dalam rangka koordinasi strategi TNI AD dalam percepatan pengentasan stunting.

“Pemberian nutrisi yang tepat kepada ibu hamil dan menyusui merupakan langkah awal dalam pencegahan stuntung. Utamanya dalam mengurangi risiko anak mengalami stunting,” kata Letjen TNI Teguh Muji Angkasa.
Dijelaskan, faktor sosial budaya berupa tradisi dan kebiasaan pola asuh sangat mempengaruhi kesehatan balita. Sehingga faktor tersebut tidak bisa dikesampingan apalagi dipandang sebelah mata. Karena hal itu sangat berguna dalam mencegah terjadinya stunting.
Masih kata Danpusterad, pola asuh ini meliputi kemampuan untuk menyiapkan waktu, dukungan dan perhatian dalam pemenuhan kebutuhan baik secara fisik. Dan yang tak kalah penting adalah faktor sosial dan mental anak dalam tumbuh kembangnya di lingkungan keluarga.

“Kebiasaan pola asuh sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kemampuan tumbuh kembang anak. Sehingga pola asuh ini harus benar-benar diperhatikan dan dilakukan dengan baik,” tegasnya.
Pihaknya juga menyinggung terkait program Karya Bhakti TNI AD. Menurutnya, Karya Bhakti ini merupakan salah satu bagian dari pembinaan Teritorial TNI AD.
“Tujuannya adalah untuk membangun soliditas yang kokoh antara sesama prajurit TNI dengan Pemerintah dan komponen masyarakat. Sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terbina dengan baik,” tandasnya.
Selanjutnyanya, dilaksanakan penyerahan nutrisi bagi balita stunting dan Ibu hamil KEK oleh Danpusterad didampingi Bupati Gresik. Kemudian pengucapan ikrar penurunan stunting Kodim 0817/Gresik bersama 2000 kader terdiri (kader kesehatan, kader tim pemandu keluarga TNI-Polri dan kader remaja) dipimpin oleh Letjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M (Danpusterad) dilanjutkan kegiatan minum tablet penambah darah bersama.
Menjelang akhir acara, Danpusterad mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bupati Gresik, aparat lainnya serta seluruh masyarakat yang hadir dan telah mendukung program pemerintah, yaitu penurunan stunting atau gangguan pertumbuhan anak.
“Mari kita perhatikan dan kita bina generasi penerus bangsa kita sebaik baiknya, pertumbuhannya, gizinya, pendidikannya dan lainya. Mari kita mempercepat penurunan stunting dengan melibatkan pemangku kepentingan secara terstruktur dan terukur semoga Tuhan YME meridhoi segala usaha baik kita semua,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Dandim Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan penuh dari Danpusterad dalam upaya menekan dan menurunkan jumlah anak stunting di wilayah Teritorial Kabupaten Gresik.
Untuk diketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Brigjen TNI Abdurrahman, S.Sos. (Irdam V/Brawijaya), Kolonel Arh Syafa Susanto (Kasiter Korem 084/BJ), Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S. Sos. (Dandim 0817/Gresik) selaku penanggung jawab kegiatan, H. Fandi Ahmad Yani, S.E. (Bupati Gresik), Kompol Kadek Oka Suparta, S.H., S.I.K., M.H. (Wakapolres Gresik), Perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama, ASN dan Persit KCK Jajaran Kodim 0817/Gresik, Jajaran Kepala OPD Kab. Gresik dengan diikuti oleh sekitar 2500 orang peserta.
Setelah kegiatan selesai, Danpusterad beserta rombongan meninggalkan Gedung WEP menuju Pondok Pesantren Al-Ishlah di Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. (Didik Hendri Telisik Hati)
















