Penulisš Ustadz Farid/Telisik Hati
BN News.com – Kader Lingkungan Refah Islami mulai beraksi kembali dimulai dengan membersihkan Pusat Studi tanaman, membuat media tanam di polybag, dan memilah sampah organik dari dapur untuk dijadikan kompos.

Tidak cukup sampai di situ, para santri Pondok Pesantren Refah Islami Sukorejo Sidayu Gresik ini juga dengan penuh semangat mengelola limbah plastik di lingkungan Pondok Pesantren.
Di bawah asuhan Ustadz Alfian Amrullah, para santri dengan enjoy merapikan sampah plastik yang memang sejak awal sudah dipisahkan tempatnya dari sampah lainnya.
“Semakin cinta dengan Al-Qur’an, maka semakin sayang dengan bumi, sebab manusia adalah makhluk yang diciptakan untuk menjadi kholifah di muka bumi,” terang Mudir Pondok Pesantren Refah Islami KH. Farid Dhofir, Lc, M.Si, Sabtu (30/9/2023).
Untuk diketahui, Alhamdulillah, dengan hati haru penuh suka cita, bersamaan pula momen hari jadi Kota Gresik yang ke-536 dan Pemkab Gresik yang ke-49, MTs Refah Islami mendapat kehormatan untuk menerima Piagam Penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten Gresik Tahun 2023. Semoga kehormatan yang berarti juga amanah ini terus bisa terjaga sebaik-baiknya, Amiin Ya Robbal ‘alamin…!!!

Sebagai Sekolah Adiwiyata, kontribusi santri dalam menjaga lingkungan agar tetap lestari sangat diupayakan, salah satunya dengan kegiatan menanam guna menciptakan lingkungan yang sejuk dan asri di Pondok Pesantren Refah Islami. (Ustadz Farid/Telisik Hati)
#pesantrenrefahislami
#pesantrenadiwiyata
#ecopesantren
















