GRESIK, BN News – Tatapan ingin tahu dan antusiasme tinggi terpancar dari wajah para murid baru di MIN 1 Gresik. Sebanyak 120 murid kelas 1 yang terbagi dalam 4 rombongan belajar tampak asyik mengikuti rangkaian kegiatan Tes IQ dan Pemetaan Psikologi untuk memetakan potensi serta karakter belajar mereka sejak dini.
Kegiatan ini menjadi langkah awal madrasah dalam mengenal keunikan tiap anak. Asesmen ini penting dilakukan di awal jenjang pendidikan agar proses pendampingan belajar nantinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta daya tangkap masing-masing murid.
Agar proses pemetaan berjalan ramah anak dan bebas dari rasa tegang, MIN 1 Gresik menggandeng tim ahli profesional dari Biro Psikologi Asca Elpida. Kolaborasi ini menghadirkan suasana pengujian yang ceria dan tetap terukur secara akademis.
Kepala MIN 1 Gresik,H Santiaji, M.Pd., menyampaikan bahwa setiap anak terlahir dengan keistimewaan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pendekatan belajar di sekolah tidak bisa diterapkan sama rata tanpa memahami gaya belajar murid terlebih dahulu.
“Setiap murid punya cara belajar dan daya tangkap tersendiri, mulai dari kemampuan memecahkan masalah, pemahaman bahasa, hingga logika. Melalui tes IQ dan psikologi ini, kami berharap para guru dapat memahami pemetaan tersebut secara akurat. Hasilnya nanti akan jadi acuan bagi pendidik dan orang tua dalam memberikan pendampingan yang tepat,” ujar Santiaji.
Rangkaian asesmen dikemas secara interaktif oleh tim psikolog berpengalaman. Murid-murid diajak menyelesaikan berbagai stimulasi gambar dan teka-teki logika sederhana, sehingga proses tes terasa layaknya aktivitas belajar sambil bermain yang menyenangkan.
Langkah inovatif ini menegaskan komitmen MIN 1 Gresik untuk tidak hanya fokus pada pencapaian nilai akademik semata. Lebih dari itu, madrasah yang berstatus sebagai Sekolah Ramah Anak pertama di kabupaten Gresik ini bertekad untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah, suportif, dan responsif terhadap tumbuh kembang emosional seluruh muridnya. (*)















