Penulis📚 Anang Prasetyo/Telisik Hati
Manivesto Gerakan Seni Rupa Kebahagiaan di Momen Hari Pahlawan
_____________________
Sedih, marah , kecewa
Takut , cinta dan bahagia
Adalah tema abadi dalam berkarya seni.
Semua yang telah terjadi adalah taqdir Nya sekaligus menjadi pilihan hidup dalam berkarya seni.
Maka, memilih bahagia dan kemudian mengaktifkannya adalah sebuah pilihan hidup yang dipenuhi kesadaran dan ketundukan. Ia juga rencana dan gerakan serta kreativitas karya seni.
Ia bukanlah kebetulan, namun progressivitas insan untuk terus berkarya cipta dan manivestasi kesyukuran kepada Nya.
Sebab, Menggambar dengan Memori Bahagia, adalah aktivitas mensyukuri anugerah terindah dari Tuhan Yang Maha Indah & Maha Kreatif , dan sekaligus peristiwa mencipta kebahagiaan itu sendiri !
Seni adalah perantara untuk menggapai kebahagiaan di dunia dan di surga nanti !
___________________
Setahun lalu kami, Team Kompan (Komunitas Padhang Njingglang), berkeliling di 33 titik desa di Kabupaten Tulungagung, menggerakkan anak remaja dan warga desa untuk menggambar kebahagiaan dengan metode AMB ( Aktivasi Memori Bahagia).
Sehari sebelum peringatan hari Pahlawan, pada hari Kamis 9 Nopember 2023
dari jam 06.30 sd. 09.00 dengan
bertempat di lapangan SMKN 1 Boyolangu, sekitar 870 lebih siswa , pagi itu hadir dan terlihat ceria. aktif dan bersemangat mengikuti acara Menggambar dan Melukis Kebahagiaan.
Menggambar dan Melukis Kebahagiaan secara Massal ( disingkat M&MK) ini, diikuti siswa – siswi SMKN 1 Boyolangu Tulungagung, satu angkatan hadir kelas X hadir bersama.
Kegiatan M&MK tersebut menurut penggagasnya, Anang Prasetyo, memiliki beberapa landasan keilmuan.
Diantaranya adalah pendidikan seni rupa, psikologi, neurologi , spiritualitas keagamaan, serta kreativitas penciptaan karya seni.
Latar belakang yang umum terjadi, adalah ide menggambar yang ‘hanya’ pada pemandangan dengan dua gunung kembar, serta khas dengan matahari ditengahnya.
Kedua secara psikologis siswa ragu – ragu dan tidak percaya diri dalam menggambar. Menganggap gambarnya jelek. Selalu menghapus dengan karet penghapus dan lain sebagainya.
Ketiga, adanya perasaan malu dan minder anak. Ditandai dengan menutupi gambarnya. Baik sebagian maupun seluruhnya. Sambil mengatakan bahwa ia tidak bisa menggambar.
Padahal, aktivitas menggambar adalah sebuah kegiatan alamiah yang telah mereka lakukan saat kecil. Maka, mengembalikan memori saat kecil dan mengembalikan emosi batiniyah tanpa tertekan dan keberanian menggambar menjadi salah satu tujuan kegiatan M&MK ini.
Adapun manfaat dan tujuan yang ingin dicapai, bahwa menggambar tidak harus dituntut siswa yang berbakat.
Menggambar adalah sebagai sarana bermain – main, terapi, healing, menumbuhkan energi positif dan mengakses kesadaran diri dalam mengungkapkan kesyukuran kepada Tuhan.
Yang paling utama adalah teraktifkannya kegembiraan dan tumbuhnya kembali memori bahagia yang terlihat pada wujud karya. Sehingga, pada akhirnya berkembanglah kreatifitas dan keindahan, serta pencapaian kelembutan hati dalam jiwa.
Pelaksanaan M&MK (Menggambar & Melukis Kebahagiaan ) dengan memakai teknik AMB (Aktivasi Memori Bahagia). Metode ini dikembangkan dari buku Menggambar dengan Memori Bahagia. 2016. Penerbit Paramarta.
Metode ini semata hasil ilham, ilmu minalloh, kepada Anang Prasetyo guru seni rupa SMKN 1 Boyolangu dan pembina Kompan ( Komunitas Padhang Njingglang).
Dalam prakteknya, Menggambar Kebahagiaan ini , diawali dengan melakukan proses relaksasi dan konsentrasi serta teknik pernafasan. Prakondisi ini untuk mencapai situasi dan kondisi pada keadaan gelombang alfa dan teta.
Pengondisian ini untuk mencapai keadaan tenang, rileks serta khusyuk dalam hati. Ini bertujuan agar mereka fokus pada ingatan atau memori dalam otak.
Setelah akses kepada memori kisah bahagia, anak diajak bersyukur kepada Nya. Agar ia memiliki sifat syukur pada Illahi, dengan kesadaran diri, atas anugerah pengalaman bahagia dalam hidupnya.
Adapun secara teknis, bahan dan peralatan dalam menggambar dan melukis ini diantaranya : media ballpoint, kertas duplek dan cat acrylik.
Prosesi pelaksanaan diselenggarakan dengan duduk lesehan mengitari didepan panggung pemateri. Selesai acara, sebagai bahan apresiasi, semua karya dipamerkan di sekolah dan galery Seni yang mulai bertebaran di Tulungagung.
Secara konseptual, Menggambar Kebahagiaan adalah mengikuti pengalaman hidup masing – masing dan naluri dasar manusia untuk bahagia dan sejahtera.
Tidak ada rasa terkekang. Kemerdekaan penuh dari rasa takut, sedih, kecewa, marah dan sehingga pelibatan ranah ilmu yang lain (neurologi, psikologi, spiritualitas dll) mutlak dipakai.
Sebab proses dari ‘metavisual’ dalam berkarya ini, sesungguhnya adalah memanggil ulang kisah bahagia yang pernah terjadi pada diri. Sehingga transformasi bentuk yang metavisual menjadi visual ini, sekali lagi, butuh prakondisi.
Dibanding dengan menggambar pada umumnya, perintah menggambar bebas, maka anak – anak tidak memiliki pijakan tema menggambar.
Sedangkan dengan metode AMB ( Aktivasi Memori Bahagia), anak – anak dan remaja maupun dewasa, terkondisikan baik fisik maupun jiwanya. Ditambah dengan motivasi eksternal, anak menjadi terstimuli untuk berani dan percaya diri.
Sebagai penutup
Gerakan seni rupa kebahagiaan meniscayakan perwujudan visual atas nilai – nilai kebahagiaan dalam diri manusia , yang hadir dalam perjalanan hidup manusia.
Jika kemudian teraktifkan denga sentuhan metode AMB , maka sesungguhnya gerakan ini , adalah khidmah kepada sesama. Dharma bhakti kepada sesama insani.
Gerakan Seni Rupa Kebahagiaan ini, tentu saja tidak seheroik perobek bendera biru di hotel Yamato Surabaya. Hingga merah putihpun berkibar di angkasa langit nusantara.
Namun semangat memberi dan melayani dengan ketulusan hati merupakan suatu keharusan. Sekecil apapun itu. Meski dengan menggerakan ballpoint di atas kertas sekalipun !
Agar manusia hidup untuk saling berbagi bahagia. Manusia harus hidup dengan berbakti. Manusia hidup dengan bahagia.
Bahagia di dunia fana, juga bahagia di akhirat Nya.
Semoga !
Anang Prasetyo
Joglo Sendang Kamulyan art space Jepun Tulungagung.
Jumat 10 Nopember 2023.
#gerakansenirupakebahagiaan
#menggambardengan memoribahagia
#festivalpadhangnjingglang vol 9 th 13.
#kompankomunitaspadhagnjingglang
#komunitaspadhangnjingglangyunior
#kompan
#kendurirupabahagia
#pameransenirupakebahagiaan
















