Penulis📰 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Sebanyak 436 ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan menerima pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Husnul Maram, M.HI dalam rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti ke-78 Kementerian Agama RI di Aula MAN Bangkalan.
Pada kesempatan ini, Mas Maram sapaan akrabnya menekankan kepada seluruh peserta pembinaan agar meningkatkan pelayanan dan peran ASN Kementerian Agama ditengah masyarakat. “Sudah 78 tahun Kementerian Agama lahir dari tangan tokoh-tokoh bangsa, maka sudah seharusnya kita sebagai ASN memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” tuturnya, Minggu (21/1/2024).
Ia menyebutkan, memberikan layanan terbaik dibarengi dengan melaksanakan kewajibannya yaitu meningkatkan kualitas diri sebagai ASN. “Jika ada yang dirasa kurang, maka belajar, tingkatkan kualitas diri dengan memanfaatkan tunjangan-tunjangan yang telah diterima,” lanjutnya.
Menurut Mas Maram, dibutuhkan refleksi dan introspeksi dalam setiap mengerjakan tugas dan fungsi sebagai wujud ASN yang berkualitas. Dengan refleksi dan introspeksi, maka ASN bisa menilai dirinya sendiri apabila merasa skill yang dipunyai masih kurang atau kinerja yang dimiliki masih belum maksimal. Dengan begitu, ASN bisa mencari solusi dengan mengasah ilmu dan skill melalui pelatihan-pelatihan yang tersedia.
Selanjutnya, pria asal Gresik ini menekankan bahwa Kementerian Agama selalu hadir di setiap kegiatan apapun dengan memberikan suasana yang sejuk, damai, serta harmonis. Ia mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk menunjukkan sikap yang moderat. “ASN yang moderat adalah ASN yang memiliki cara pandang serta sikap perilaku beragama yang sesuai dengan esensi agama yang dianut serta berada di tengah,” terangnya.
Kakanwil lebih lanjut menjelaskan bahwa sikap moderat bisa ditunjukkan melalui beberapa indikator seperti toleransi, komitmen kebangsaan yang tinggi, anti kekerasan, serta adaptif terhadap budaya setempat. “Terapkan indikator moderasi beragama ini dimanapun kita berada, baik di kantor, di madrasah, maupun dilingkungan keluarga atau tetangga kita,” sambung Kakanwil.
Mas Maram juga mengingatkan agar seluruh ASN bisa saling support satu sama lain, termasuk dalam hal karir. “Jangan sampai meniru kepiting,” ia melanjutkan, “Jika kepiting-kepiting berada di satu wadah yang sama dengan salah satunya yang mencoba naik ke atas, maka kepiting yang di bawah akan nggandoli biar tidak naik.”
Terakhir, Kakanwil menggambarkan satu kesatuan Kementerian Agama dalam filosofi baris-berbaris, yaitu siap melaksanakan instruksi dan tugas serta fungsi sesuai dengan arahan dan aturan yang telah ditetapkan dengan sebaik-baiknya. “Jika sudah seperti itu maka hasil kerja dan kinerja kita berkah,” tandasnya.
Di kesempatan yang turut dihadiri oleh purna Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan ini, Kakanwil menyematkan penghargaan Satya Lancana Karyasatya 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun kepada lima perwakilan penerima lencana. Selain itu, ia juga berkesempatan membagikan apresiasi kepada guru dan murid berprestasi serta membagikan dua buah sepeda kepada dua ASN yang bisa menjawab kuis yang ia sampaikan. (Didik Hendri Telisik Hati)
















