Penulis📰 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Dilaksanakan Acara Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka P5P2RA bagi Tenaga Pendidik MTsN Gresik. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Gresik, H. Moh. Ersat, Kepala MTsN Gresik, Pamuji, Fasilitator Sekolah Penggerak, Dr. Marjuki, dan seluruh tenaga pendidik MTsN Gresik.
Perlu diketahui bahwa P5P2RA merupakan singkatan dari Proyek Profil Penguatan Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil’Alamin, yang menjadi fokus utama dalam pengembangan kurikulum di sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN Gresik, Pamuji, menyampaikan ucapan selamat datang kepada H. Moh. Ersat, Kakankemenag Gresik, serta Dr. Marjuki, M.Pd sebagai pemateri. Beliau berharap agar acara ini dapat memberikan manfaat besar bagi tenaga pendidik di MTsN Gresik, serta menjadi landasan yang kokoh dalam pelaksanaan kurikulum Merdeka P5P2RA di sekolah tersebut.
Kakankemenag Gresik, H. Moh. Ersat, dalam kesempatan ini memberikan sambutannya dan membuka acara. Beliau menyampaikan informasi terkait P5P2RA. Menurutnya, melalui implementasi kurikulum Merdeka P5P2RA, diharapkan setiap pelajar mampu menjadi individu yang kokoh dalam nilai-nilai Pancasila dan menerapkan semangat Rahmatan Lil’Alamin dalam kehidupan sehari-hari.
Kakankemenag Gresik juga menekankan peran penting tenaga pendidik dalam membimbing dan membentuk karakter pelajar. Ia berharap agar workshop ini dapat menjadi wadah bagi pertukaran ide dan pengalaman antara tenaga pendidik, sehingga kurikulum Merdeka P5P2RA dapat diimplementasikan dengan optimal di MTsN Gresik.
Beliau menegaskan kembali bahwa apabila masih ada guru di lingkungan Kemenag masih mempersoalkan Pancasila sebagai dasar negara, itu berarti moderasi beragama nya masih dipertanyakan.
“Negara ini bisa bertahan hingga 78 tahun karena adanya pegangan berupa Pancasila. Banyak negara yang sangat kuat, namun akhirnya hancur karena tidak punya pegangan seperti Uni Soviet. Oleh karena itu, Saya minta semua jenjang, dari MI sampai MA, harus selesai paham Kebangsaannya terutama mengenai Pancasila dan tanamkan Pancasila dalam anak didik kita,” ucap H. Moh. Ersat, Minggu (21/1/2024).
Beliau juga menyampaikan bahwa pahlawan bangsa Indonesia ini memperjuangkan toleransi dan persatuan melalui Pancasila. Dengan adanya pegangan berupa Pancasila, dapat membuat Indonesia bersatu dan hidup dalam keberagaman.
“Bukan sesuatu yang gampang untuk menyatukan Indonesia. Betapa sulitnya kita mempertahankan NKRI, dan mudah terpecah apabila kita tidak punya pegangan. Tapi dengan adanya Pancasila, seluruh Indonesia dapat dipersatukan. Karena untuk membuat dan memperjuangkan Pancasila ini masyaAllah sulitnya para pahlawan nasional di zaman Kemerdekaan. Oleh karena itu, saya berpesan kepada bapak/ibu guru agar ditekankan kembali kepada siswa-siswanya bahwa Pancasila merupakan hasil terbaik dari dasar negara yang ada di Indonesia,” tegas H. Moh. Ersat.
Dengan semangat penuh, acara Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka P5P2RA di MTsN Gresik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun karakter pelajar yang berlandaskan Pancasila dan semangat Rahmatan Lil’Alamin. (Didik Hendri Telisik Hati)
#kemenag #kemenagri #kemenaggresik
____________________________________________
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik
Jl. Jaksa Agung Suprapto No.39, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61111
Ikuti kami
IG : @kemenaggresik_
FB : kemenaggresik
Twitter : kemenaggresik_
Tiktok : kemenaggresik
Website : gresik.kemenag.go.id
















