Penulis📰 Wello/Telisik Hati
BN News – Dalam rangka sinkronisasi usulan program agar saling menunjang dan selaras antara program pusat, daerah dan desa, hari ini, Selasa (27/2024) Kecamatan Balongpanggang gelar Musrenbang (Musyawarah rencana pembangunan) tahun anggaran 2025 di pendopo kecamatan setempat.
Musrenbang dihadiri Forkopimcam Balongpanggang (Camat Suryo Wibowo, Kapolsek AKP Dawud dan Danramil Kapten Inf. Kuntoko), Kepala Dinas PMD Abu Hassan, tim dari Kabupaten Gresik (Bapeda dan DLH), Ketua AKD Balongpanggang Siswadi serta Kades se-kecamatan dan undangan lainnya.
Dalam Musrenbang tersebut, Camat Balongpanggang Suryo Wibowo menyampaikan perlu adanya penajaman dalam merumuskan usulan, terutama yang berkaitan dengan skala prioritas. “Diantaranya TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle), Pelatihan Kerja dan Rumah Layak huni,” ujar Suryo.
Selain itu Ia juga menyampaikan bahwa ada hal yang perlu diperhatikan dari instansi terkait yang bisa dimasukkan dalam prioritas adalah ruas jalan yang rusak di sepanjang jalan Balongpanggang ke arah barat dan arah utara.
Sementara Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah) Kabupaten Gresik Edy Hadisiswoyo, SH, MM selaku narasumber memaparkan, dalam penyusunan program perlu mempertimbangkan program yang tepat guna dan tepat sasaran. Diantara yang perlu dilakukan, yakni menentukan lokus yang menjadi prioritas, sehingga bisa diambil langka strategis dengan cara meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan skala prioritas menjadi skala super prioritas.
Perlu dipahami bersama, lanjut Edy, bahwa dalam pembangunan bangsa dan negara ini, yang menjadi ujung tombaknya adalah desa, sehingga perlu adanya komitmen untuk mewujudkan pembangunan yang bermanfaat dam berkelanjutan, tentunya harus selaras dengan nawa karsa bupati Gresik.
“Jadi pada intinya dalam merumuskan perencanaan program pembangunan harus selaras dengan tetap mengedepankan atas manfaat sesuai kebutuhan masyarakat, baik pembangunan fisik maupun spiritual. Selain itu juga harus menekankan pada peningkatan sumber daya manusia dan sektor lainnya, seperti pertanian, kesehatan dan perekonomian,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Gresik Drs. H. Abu Hassan, MM membeberkan rumusan teknis dalam merencanakan program, terutama dalam mengelola aset desa dan penggunaan dana desa. Harapannya, agar tetap sesuai dengan Nawakarsa Bupati, Nawa Bakti Gubernur Jawa Timur dan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia.
“Mari kita jaga dan kita lestarikan bersama program pembangunan yang sudah bagus di era Kepemimpinan Bupati Gresik Gus Yani dan Wabup Ning Min,” pungkas Pejabat Teras Pemkab Gresik ini. (Wello/Telisik Hati)
















