Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Diselenggarakan di halaman kantor bupati Gresik Jl. DR. Wahidin Sudiro Husodo No. 245-c Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 116 di hadiri oleh Pgs. Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari serta Prajurit Kodim 0817/Gresik, Senin (20/5/2024).
Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, SE. membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi dengan mengusung tema “Bangkit Untuk Indonesia Emas”.
Dalam sambutannya mengatakan bahwa kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner.
“Banyak kesulitan yang berhasil disolusikan oleh teknologi. Adagium di zaman ini jelas, dia yang menguasai teknologi, dia pula yang akan menguasai peradaban. Di titik ini gambarannya makin jelas, penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyongsong “Indonesia Emas” katanya.
Lanjutnya, Inovasi teknologi digital bertumbuh setiap hari. Kecepatannya bak lompatan kuantum. Dalam dua dekade terakhir, perubahannya demikian pesat. Teknologi digital, misalnya, telah melesat jauh melampaui bayangan banyak orang. Setidaknya, tak terbayangkan dalam tiga dekade yang lalu, bahwa hari ini akan seperti ini. Teknologi digital telah menebas banyak keterbatasan manusia.
Dengan pencanangan percepatan transformasi digital nasional oleh Bapak Presiden Joko Widodo yang dipacu beberapa tahun terakhir ini, tantangan demi tantangan dapat kita hadapi bersama. Kerja bersama dari seluruh komponen bangsa telah menggerakkan roda transformasi dengan pasti. Hasil demi hasil bisa mulai dinikmati, mulai dari kalangan perkotaan sampai dengan pedesaan, di seluruh penjuru tanah air.
Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini.
Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045”.
(Didik Hendri Telisik Hati)
















