Penulis📰✍️ Syafik Hoo/Telisik Hati
Gresik, BN News – Gerakan Ansor Gresik Peduli 1.000 Anak yatim dan fakir miskin yang menjadi Progam pimpinan Cabang di bulan suci Ramadhan, yang mana kegiatan tersebut bersinergi dengan Baznas RI dan Juga pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting yang berjalan sesuai dengan harapan bahkan melebihi target yang direncanakan.
Gerakan Ansor Gresik peduli 1.000 anak yatim dan fakir miskin tersebut bersumber dari donasi kader ansor se cabang Gresik yang di kordinir oleh pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting, berdasarkan informasi data yang dilaporkan ke pimpinan cabang hasil donasi kader ansor se-Cabang Gresik untuk kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin senilai Rp 168 juta. Kegiatan santunan tersebut didistribusikan ke seluruh PAC dan Ranting se-Cabang Gresik, sekaligus pimpinan cabang juga menyalurkan beras kemasan 3 kiloan sebanyak 3 ton.
Kegiatan santunan dilaksanakan tanggal 14 – 23 Maret 2025 di masing-masing pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting dengan beragam Konsep Kegiatan, antara lain Buka Bersama, Pengajian Nuzul Quran dan kegiatan potong rambut Gratis dan lain sebagainya.
Sahabat Ludfi Hambali selaku Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Gresik menghadiri kegiatan santunan yang dilaksanakan PAC GP Ansor Benjeng sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan 3 ton beras dengan kemasan 3 kiloan.
Dalam sambutannya ia menyampaikan, bahwasannya rasa kepedulian, saling membantu dan saling berbagi harus tertanam dalam setiap Jiwa Kader Gerakan Pemuda Ansor. Sehingga Gerakan Ansor Gresik peduli anak yatim dan fakir miskin ini adalah wujud gerakan secara nyata Kepedulian kader Gerakan Pemuda Ansor se-Cabang Gresik.
“Alhamdulillah dari Gerakan Donasi Kader Pemuda Ansor se-Cabang Gresik mampu memberikan santunan dengan Jumlah 1.500 anak yatim dan fakir miskin dan juga bingkisan beras sebanyak 3 ton dengan kemasan 3 kiloan. Ini menunjukan kepedulian Kader Gerakan Pemuda Ansor kepada anak yatim dan fakir miskin terjaga dengan sangat baik,” tandas Sahabat Ludfi.
Ia juga menyingung lersoalan kemiskinan itu sangat berkaitan dengan kepedulian sosial. Kalau semua pihak punya rasa kepedulian, dirinya yakin kemiskinan itu juga akan mudah untuk teratasi. Pemerintah hadir dengan kebijakannya sebagai wujud kepedulian sosial, pelaksana progam sosial juga hadir dengan rasa kepedulian untuk membantu warga masyarakat yang tidak mampu. Insya Allah kalau semuanya dilakukan dengan rasa peduli, Kabupaten Gresik aan terbebas dari masyarakat miskin ekstrim.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas RI yang telah bersinergi dengan PC GP Ansor Gresik, sehingga progam santunan anak yatim dan fakir miskin bisa berjalan dengan lancar sesuai harapan.
Insya Allah ke depan Gerakan Pemuda Ansor akan tetap Konsisten dan secara istiqomah melakukan gerakan sosial untuk membantu warga masyarakat yang kurang mampu,” pungkas Lutfi. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















