Gresik, BN News – Pagi yang cerah di MAN 1 Gresik menjadi saksi semangat kebangsaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bertempat di Jalan Raya Bungah Nomor 46, Gresik, upacara pengibaran Bendera Merah Putih dimulai tepat pukul 07.00 WIB, dihadiri oleh seluruh ASN Kemenag Gresik dengan penuh khidmat, Sabtu (17/8/2025).
Acara ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama tentang pedoman peringatan HUT RI. Dipimpin oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, sebagai inspektur upacara, rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan memukau Tari Saman oleh santri MAN 1 Gresik. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, naskah Proklamasi, dan doa yang dipimpin oleh Nasikhun, Kepala KUA Kecamatan Bungah.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga penghormatan atas pengabdian ASN. Sebanyak 38 ASN Kemenag Gresik menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia.
Penghargaan ini diberikan untuk 10 tahun pengabdian, 20 PNS untuk 20 tahun, dan 5 PNS untuk 30 tahun pengabdian tanpa cela. Penyerahan penghargaan ini menjadi simbol dedikasi Kemenag dalam melayani umat dan bangsa.
Menurut data resmi Kementerian Agama (kemenag.go.id, 2025), Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk apresiasi negara terhadap loyalitas dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas. Muhammad Ali Faiq dalam sambutannya menegaskan, “Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa dan pelayanan keagamaan yang lebih baik.”
Usai upacara, semarak kemerdekaan berlanjut dengan Lomba Menghias Nasi Tumpeng yang diikuti berbagai satuan kerja dan unit kerja di lingkungan Kemenag Gresik. Pokjawas berhasil meraih Juara 1, diikuti Kantor Kemenag sebagai Juara 2, dan MAN 1 sebagai Juara 3. Penilaian dilakukan oleh dewan juri, termasuk Muhammad Ali Faiq, Kasi PHU, dan Gara Zawa, dengan mempertimbangkan tema, kreativitas, dan kelengkapan karya.
Acara ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kreativitas dalam memperingati kemerdekaan. Mari terus menjaga semangat pengabdian dan kebangsaan untuk Indonesia yang lebih maju! Yuk, bagikan momen kemerdekaanmu di kolom komentar dan jadilah bagian dari inspirasi ini. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















