Gresik, BN News – Sebanyak 150 kepala madrasah dari Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Gresik mengikuti Studi Tiru di MTs Almaarif 01 Singosari, Malang, pada Sabtu, 6 September 2025. Kegiatan yang dipimpin Ketua KKMTs Drs. H. Pamuji, M.Pd.I bertujuan meningkatkan kompetensi kepala madrasah dalam manajerial, profesionalisme, kewirausahaan, dan supervisi.
Perjalanan dimulai pukul 07.00 WIB dari Gresik menuju Singosari, Malang. Sesampainya di sana, rombongan disambut hangat dengan odong-odong menuju auditorium Yayasan Almaarif, sambil menikmati cerita sejarah yayasan dan singgah di Candi Singosari. Di auditorium, peserta disuguhi penampilan siswa, seperti qiroah oleh Azkiya Nur Ramadhani, live drawing, serta pameran karya unggulan siswa.
Acara dibuka Muhammad Rofiq, dilanjutkan sambutan Masfufah, Kasi Pendidikan Kabupaten Gresik, yang menekankan pentingnya silaturahim dan peningkatan kompetensi kepala madrasah sesuai SK Dirjen Pendis. Kepala Kemenag Kab. Malang, Sahid, memuji kreativitas siswa dan menyebut MTs Almaarif sebagai miniatur nasional.
Materi utama disampaikan Prof. Dr. Maskuri Bakri, guru besar UNISMA, bertema “Sustainable Manajemen Madrasah di Era Destruktif.” Ia menekankan perlunya adaptasi digital, kolaborasi industri-pendidikan, dan kurikulum marketable untuk menghadapi tantangan global.
Manfaat kegiatan ini bagi kepala madrasah adalah wawasan baru dalam pengelolaan madrasah yang adaptif dan inovatif, sekaligus memperkuat jejaring antar-lembaga. Kegiatan ditutup dengan tukar kenang-kenangan dan ramah tamah. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















