GRESIK, BN News – Sekolah Rakyat adalah sebuah konsep pendidikan yang inovatif dan inklusif, dirancang untuk memberikan kesempatan belajar yang sama bagi semua siswa, tanpa memandang latar belakang atau kemampuan. Sekolah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah, mendukung, dan adil bagi semua siswa.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Gresik Pondra Priyo Utomo usai membersamai Ketua dan anggota lainnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Sidayu beberapa waktu lalu, tepatnya Rabu (17/9/2025).
Untuk itu, politisi PKB ini mengajak seluruh anggota Komisi IV DPRD Gresik yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat ini memberikan perhatian serius demi kebermanfaatan sekolah rakyat bagi masyarakat Gresik.
Berdasarkan hasil sidak, masih dijumpai beberapa ruang kelas dengan kondisi yang panas. Tanpa pikir panjang, anggota Komisi IV DPRD Gresik langsung urunan untuk membantu 10 unit kipas angin, agar kegiatan belajar lebih nyaman dan tidak cepat gerah.
Senada dengan Pondra Priyo Utomo,
Anggota Komisi IV DPRD Gresik, Imam Syaifudin, SH mengungkapkan, selain persoalan kipas angin, catatan Komisi IV lainnya, yakni terkait seragam sekolah siswa yang masih dalam proses pengiriman dari pemerintah pusat. Saat ini, para siswa masih menggunakan seragam lama masing-masing.
Fasilitas pendukung lain seperti laptop siswa dan komputer untuk ruang kelas, belum ada dan masih menunggu dari Kementerian Sosial yang hingga kini masih dalam proses distribusi.
Untuk konsumsi setiap anak mendapatkan Rp 60 ribu dalam satu hari. Kita lihat dalam
proses pemberian sudah sesuai. “SRMA telah bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih Desa Mriyunan Sidayu, sesuai instruksi Bupati. Komisi IV juga memastikan layanan kesehatan siswa kini sudah selesai ditangani,” beber Imam yang juga Ketua SPSI Gresik ini.
Meski demikian, Komisi IV DPRD Gresik menilai fasilitas lain di SRMA 37 sudah cukup baik. Mulai dari bangku, tempat tidur, hingga lemari di asrama dinilai memenuhi standar yang ideal. Rombongan Komisi IV juga menyaksikan langsung proses belajar mengajar di sekolah tersebut.
Sekretaris Komisi IV DPRD Gresik DR. (H.C) Jumanto, SE, MM berharap para guru dan pengelola sekolah rakyat bisa lebih maksimal. Mengingat pemerintah pusat maupun daerah, telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk mendukung pendidikan.
“DPRD Gresik berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan SRMA 37. Bahkan, pada tahun 2026 mendatang, dukungan akan difokuskan pada penyediaan lahan, pembangunan gedung, serta sharing anggaran dengan pemerintah pusat dan daerah,” tegas putra daerah asli Lowayu Dukun Gresik ini.
Sementara Anggota lain Noto Utomo mengatakan, terkait bantuan kipas angin 10 unit dilakukan secara spontan anggota komisi yang sidak, dengan melihat kondisi ruangan yang panas. Sepakat urunan keluarkan uang dari kantong masing-masing, dalam waktu dekat akan didistribusikan segera.
“Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pribadi dari para anggota dewan. Mereka secara spontan urunan saat mengetahui kondisi kelas yang gerah. Kita secara spontan langsung patungan pakai uang pribadi,” ujar Cak Noto yang juga Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Gresik saat dikonfirmasi, Selasa (23/9/2025).
Untuk diketahui, berikut Susunan Organisasi Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik:
Ketua : Muchamad Zaifudin, S.Pd (Gerindra)
Wakil : Pondo Priyo Utomo (PKB)
Sekretaris: DR. (H.C) H. Jumanto, SE, MM (PDI)
Anggota:
1. Jamiyatul Mukarromah (PKB)
2. Husnul Aqib, S.Ag (PKB)
3. Abdullah Munir (Gerindra)
4. Noto Utomo (PDIP)
5. Hj. Khomsatun, S.Sos (Golkar)
6. Sudadi, SE, MM (PAN)
7. Imam Syaifudin, SH (PPP)
8. Ahmad Fauzi, S.Ag (Demokrat)
















