GRESIK, BN News – Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh ASN dan DWP Kemenag Gresik atas kepedulian dan solidaritasnya untuk Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo.
“Semoga setiap rupiah dan doa yang Bapak/Ibu berikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menguatkan keluarga terdampak, serta menumbuhkan kembali semangat para santri dalam menuntut ilmu dan berkhidmat untuk agama, bangsa, dan tanah air,” ucap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Gresik, H. Muhammad Ali Faiq, S.Sos.I., M.H.I, Senin (20/10/2025).
“Kami berharap dengan bantuan ini bisa membantu keluarga korban terdampak serta memulihkan kembali semangat pondok pesantren ini dalam mendidik generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah, penuh cinta, dan tanggung jawab atas ilmu, sesama, agama, dan tanah air. Kemenag Gresik — Hadir dan Berdampak untuk Umat,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny kembali membuka kegiatan belajar mengajar pada Senin, 20 Oktober 2025. Kegiatan ini dilakukan lagi setelah bangunan musala ambruk pada Senin (29/9/2025) yang menelan 63 korban jiwa. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















