SURABAYA, BN News – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan khitanan massal sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan layanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu, pada Senin (22/12/2025), bertempat di Klinik Al Ikhlas.
Kegiatan ini diikuti oleh 80 anak dari Surabaya dan Sidoarjo dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Khitanan massal merupakan agenda rutin Kanwil Kemenag Jatim dalam rangkaian peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak langsung pada aspek kesehatan dan sosial.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan khitan saat ini telah mengalami perkembangan signifikan seiring kemajuan teknologi medis.
“Alhamdulillah, khitan pada masa sekarang sudah jauh lebih aman, cepat, dan minim rasa sakit berkat dukungan teknologi medis modern. Metode khitan yang digunakan tidak hanya memperhatikan aspek syariat, tetapi juga standar kesehatan yang tinggi,” ujar Kakanwil.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi dalam layanan khitan merupakan bentuk ikhtiar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan tenaga medis profesional dan peralatan yang memadai, anak-anak dapat menjalani proses khitan dengan lebih nyaman dan aman.
“Kegiatan khitan massal ini adalah wujud sinergi antara nilai keagamaan dan kemajuan ilmu pengetahuan. Kemenag hadir tidak hanya sebagai institusi keagamaan, tetapi juga sebagai pelayan umat yang responsif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.
Selain khitan, para peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, serta bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral bagi anak-anak dan keluarga mereka.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan dengan kolaborasi bersama Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ) ini, Kanwil Kemenag Jatim berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dalam kehidupan bermasyarakat. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















