GRESIK, BN News – Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag) Budi santoso memborong sejumlah sejumlah bahan pokok di Pasar Industri Tematik, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Tak tanggung-tanggung, Budi santoso membeli telur, cabai, sayur, hingga minyak sesaat sebelum prosesi peresmian pasar yang dikenal warga sebagai Pasar Pahing.
Tak hanya memborong sejumlah bahan pokok, Mendag didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Ashluchul Alif serta rombongan juga berkeliling meninjau pasar yang dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemendag Tahun Anggaran (TA) 2025 senilai Rp30 Miliar.
Sebelumnya, sebagian bangunan pasar kebanggaan masyarakat wilayah Gresik Utara khususnya Kecamatan Sidayu itu ludes terbakar beberapa tahun lalu, termasuk bangunan yang masuk cagar budaya.
“Berapa harga telur ini bu ? Saya beli semua nanti dibagikan ya,” tanya Mendag saat singgah di lapak pedagang telur. Kemudian Mendag membeli semua telur tersebut, dan warga yang berada di sekitar pun menyambut dengan senang.
Suasana pasar begitu padat ketika menteri dan rombongan mengunjungi kios-kios pedagang, bahkan sejumlah ibu ada yang minta swafoto dengan menteri, Menteri juga menyapa dan berdialog dengan pedagang serta warga.
“Pasar harus bersih, maka harus berkolaborasi dengan berbagai pihak terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pasar juga harus mengikuti teknologi, karena saat ini eranya sudah serba online,” kata Mendag.
Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pasar Industri Tematik Sidayu atau yang lebih dikenal sebagai Pasar Pahing menjadi salah satu pusat ekonomi berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kebanggaan masyarakat Gresik Utara. Selain menjadi pusat ekonomi, pasar yang berada di Alun-Alun Sidayu ini juga merupakan salah satu cagar budaya.
“Pasar Sidayu ini merupakan pasar kebanggaan masyarakat Gresik Utara. Selain menjadi pusat ekonomi, pasar ini juga masuk cagar budaya, maka harus dirawat bersama-sama,” ujarnya.
Ia pun memuji keberadaan pasar ini. Sebab Kecamatan Sidayu dan sekitarnya yang kental dengan basis religius hingga kini masih melekat di Pasar Industri Tematik Sidayu Gresik, salah satunya adalah masih banyak pedagang di pasar tersebut yang berjualan sambil membaca Al-Qur’an.
“Jadi sampai sekarang pedagang di pasar ini masih banyak yang berjualan sambil deres Alquran, karena di wilayah Kecamatan Sudayu ini memang banyak penghafal dan pondok pesantren Al-Qur’an,” ungkap Gus Yani sapaan akrabnya. (Telisik Hati)
















