Penulis: Aza Mitsu/Telisik Hati
GRESIK, BN News – Prestasi demi prestasi terus dipersembahkan oleh murid MI Tsamrotul Ulum Tajungwidoro. Kali ini melalui ajang Tabuh Beduk dan Takbir yang diselenggaran oleh Remaja Masjid Tajungwidoro, Selasa, 26 Mei 2026.

Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1447 H, Remaja Masjid Jami’ Tajungwidoro menggelar lomba Tabuh Beduk dan Takbir sebagai bentuk syi’ar dan menghidupkan budaya yang mulai terkikis dengan adanya takbir keliling yang menggunakan sound system dan kendaraan bermotor.
Gus H. Muhammad As’ad Syamsul Arifin, yang biasa dipanggil Gus As’ad selaku Ketua Remaja Masjid Jami’ Tajungwidoro, yang juga mewakili panitia dan ta’mir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa budaya tabuh beduk dan takbiran bareng-bareng di masjid, musholla, langar-lang ini mulai surut sejak adanya takbir keliling menggunakan mobil dan sound system, maka bila ini diterus -teruskan maka masjid, mushola, langar akan sepi dan anak – anak yang senang dengan main tabuh beduk juga semakin sedikit.
“Untuk itu kami Remaja Masjid Jami Tajungwidoro kepingin melestarikan dan menghidupkan kembali budaya dan meramaikan masjid menjelas Idul Adha. Dalam kegiatan lomba semarak tabuh beduk dan takbir Bersama ini kami mengundang dari berbagai unsur baik dari unsur masjid, mushola, langar, TPQ, Lembaga Pendidikan formal non formal se-wilayah Mengare komplek dan alhamdulilah ternyata peminat dan antusias Masyarakat cukup besar,” tandasnya Gus As’ad.
Gus As’ad menambahkan, kegiatan lomba tabuh beduk dan takbir ini sudah pernah dilakukan oleh remaja masjid jami’ Tajungwidoro 10 tahun yang lalu, dalam kegiatan ini kami membagi dalam 2 kategori yaitu anak dan remaja dalam penentuan juaranya.
Lomba tabuh beduk dan takbir bersama yang diselenggarakan oleh remaja masjid jami’ Tajungwidoro yang dilaksanakan Selasa, 26 Mei 2026 M/ 9 Dzulhijah 1447 H, yang diikuti oleh puluhan kelompok perwakilan dari masjid, mushola, TPQ dan Pendidikan formal dan non formal akhirnya yang menjadi juara 1 dari kategori anak-anak Adalah murid/ utusan dari MI Tsamrotul Ulum Tajungwidoro.
Pak Minas Sapaan akrab pak Miftakhun Nasyikh selaku Kordinator Bidang Kesiswaan dan Pak Bambang Irawan (Pak BI, sapaan akrab) selaku korbid. Kurikulum yang ikut mendampingi kelompok tabuh beduk dari MI Tsamrotul Ulum, sudah optimis kalau Tim MI Tsamrotul Ulum akan menjadi juara, sebab tambah Pak Minas skill bermain tabuh beduk dan suara anak-anak cukup bagus dan bisa dijagokan.
Kemenangan ini juga merupakan kado terahir dari anak-anak pada Lembaga tambah Pak BI, karena peserta yang juara ini sdalah murid kelas terahir.
Menanggapi pencapaian Juara 1 ini, Kepala madrasah MI Tsamrotul Ulum Tajungwidoro, Ahmad Amali, M.Pd.I mengucapkan “Alhamdulilah, dan selamat untuk tim tabuh beduk dan takbir yang telah menorehkan prestasi di akhir tahun ajaran 2025/2026″.
“Semoga apa yang telah diraih tim tabuh beduk dan takbir hari ini bisa menjadi motivasi untuk adik-adik kelasnya. Dan menjadi kenang-kenangan terindah serta pertahankan terus prestasimu di mana saja,” tandas Amali, Rabu (27/5/2026).
Pak Amali juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para guru, tendik dan orang tua murid atas kerja sama yang baik, sehingga kata “Berprestasi dan Berakhlakul Karimah” tidak hanya menjadi Visi dan Misi, tetapi kenyataan yang tidak hanya di MI Tsamrotul Ulum, tetapi juga di mana saja. (*)
















