• Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, July 27, 2026
  • Login
Bumi Nusantara News
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
Bumi Nusantara News
No Result
View All Result
Home Nasional

LAHIRKAN GENERASI TERBAIK, Dr. ADIAN HUSAINI HADIR DI PESANTREN MASKUMAMBANG GRESIK

Telisik Hati by Telisik Hati
20 March 2022
in Nasional
0
LAHIRKAN GENERASI TERBAIK, Dr. ADIAN HUSAINI HADIR DI PESANTREN MASKUMAMBANG GRESIK
412
SHARES
412
VIEWS
WhatAppsFacebook

DAI NASIONAL HADIR DI MASKUMAMBANG: Dr. Adian Husaini, M.Si, tokoh intelektual Islam saat memberikan Pengajian Umum di Ponpes Maskumambang Dukun Gresik. (Telisik Hati)

 

BUMINUSANTARANEWS.COM – Sabtu, 19 Maret 2022 adalah hari yang sangat special bagi civitas Pesantren Maskumambang Gresik. Betapa tidak di hari sabtu itu, seorang da’i sekaligus intelektual Islam berskala nasional datang ke Maskumambang dalam rangka pencerahan umat. Berdakwah, dan bertutur kata menyebarkan kebaikan, ilmu dan pandangan tentang umat Islam dalam bingkai pengajian.

Adalah Dr. Adian Husaini, M.Si, tokoh intelektual Islam yang lahir di Desa Kuncen, Padangan, Bojonegoro, Jawa Timur, pada 17 Desember 1965 tahun yang lalu yang hadir di Pondok Maskumambang Gresik. Tentu tidaklah mudah mengundang beliau, di tengah kesibukannya yang super padat merayap. Selain sebagai ketua DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), sekretaris jenderal KISDI (Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam), Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI, Dosen dan anggota Majelis Tabligh Muhammadiyah. Beliau juga menjabat sebagai Direktur dan pengasuh Pondok Pesantren At Taqwa Depok, sebuah pesantren yang dirintisnya. Tentu ini menjadi moment berharga bagi Pesantren Maskumambang dapat menghadirkan beliaunya.

Acara yang diselenggarakan oleh DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia) Kabupaten Gresik dan disupport oleh Pesantren Maskumambang serta Ta’mir Masjid Maskumambang berjalan sangat antusias.

Sejatinya, Dr Adian Husaini, M.Si sudah tiba di Maskumambang sejak Jum’at malam (18 Maret 2022). Tak mensia-siakan kesempatan ini, akhirnya pihak panitia pengajian menyelenggarakan kajian subuh bersama beliau sebagai pemateri tunggal. Nutrisi pagi pun tersaji, disantap oleh para jamaah yang haus akan ilmu yang sudah hadir sebelum melaksanakan jama’ah subuh. Syukur, Alhamdulillah.

Acara pengajian terbagi dalam dua kesempatan. Ada pengajian umum yang dilaksanakan tepat pukul 09.00 dan ada pengajian khusus (Takhassus) yang dimulai di siang hari tepat pukul 13.00 WIB.

Pengajian umum sendiri dihadiri oleh seluruh santri Maskumambang, mulai jenjang MTs, MA, SMK 1 dan 2 ditambah para ustadz/dzah, dan para undangan masyarakat sekitar. Sementara itu pengajian khusus (Takhassus) dihadiri oleh para ustadz/dzah, tokoh masyarakat, da’i / mubaliqh, Ta’mir Masjid, dan Pengurus DDII. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan penuh antusias.

“Kegiatan pengajian ini, diselenggarakan dalam rangka menyemangati umat, memberikan pencerahan dan syiar Islam. Alhamdulillah, dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan semua pihak” tutur ustadz Musyrofin selaku panitia mengungkapkan dengan perasaan penuh syukur.

Dalam kajiannya, Dr Adian Husaini menyampaikan tentang kejayaan Islam tempo dulu, yang perlu umat Islam ketahui kembali untuk menyemangati diri agar kiranya dapat terwujud lagi. Dalam pandangannya, Dr Adian Husaini menyampaikan.

Sesungguhnya Kebangkitan umat Islam itu selalu ditandai dengan lahirnya generasi terbaik. Lihatnya generasi terbaik umat yang pernah ada dalam sejarah peradaban. Dimulai dari generasi sahabat nabi, lalu generasi Shalahuddin Al Ayyubi, generasi Muhammad Al-Fatih dan generasi 45. Generasi – generasi tersebut lahir tentu tidaklah mudah dan stagnan, butuh proses dan perjuangan panjang yang telah dipersiapkan sebelumnya. Penjuangan yang gigih nan militan disertai pendidikan agama yang kuat, imam yang kokoh, akhlak yang tangguh, serta bekal ilmu yang luas akan dapat memberikan modal dasar atas lahirnya generasi – generasi umat terbaik.

Lebih lanjut, Dr Adian Husaini menyampaikan, bahwa terdapat 3 ciri penting dari generasi terbaik yang bisa kita lihat. Ciri-ciri tersebut, diantaranya. Pertama, Allah cinta pada mereka dan mereka pun cinta pada Allah. Allah sebagai Tuhannya sangat meridai dan mencintai atas apa yang mereka perbuat karena sesungguhnya perbuatan mereka lurus dan sesuai dengan tuntunan-Nya. Segala yang mereka lakukan, selalu berdasar pada keridaan Allah semata. Jika Allah rida, maka dilakukanlah, namun sebaliknya jika Allah membenci, maka dijauhilah perbuatan itu.

Kedua, Menempatkan kasih sayang sesama muslim sebagai pilar dalam hidup bermasyarakat. Jika antar sesama senantiasa berkasih sayang, maka tentu akan lahir kedamaian dan ketentraman dalam kehidupan. Perkelahian dan permusuhan akan jauh meninggalkan, yang nampak hanyalah ketenangan dan kedamaian. Tutur beliau melanjutkan

Ketiga, Generasi terbaik selalu merasa bangga pada Islam. Kebanggaan pada Islam sudah melekat jauh dalam relung jiwanya. Berizzah adalah perintah agama untuk menunjukkan betapa mulianya Islam sebagai sebuah ajaran bagi kehidupan manusia. Izzah sendiri merupakan refleksi sebuah harga diri yang mulia dan agung. Izzah ini harus ada dan tumbuh dalam hati setiap mukmin dan menjadi penghias setiap relung jiwa. Izzah juga merupakan kemuliaan, kehormatan dan kekuatan. Sumber terciptanya rasa dan perilaku Izzah bersumber pada Allah Rabbul ‘Alamiin. Mukmin yang senantiasa bangga atas agamanya dan berusaha menjaga agamanya, serta membela agamanya adalah mukmin sejatinya dan inilah salah satu ciri, perilaku generasi umat terbaik itu.

Generasi terbaik itu harus dilahirkan, harus diupayakan dan dipersiapkan, lanjut Dr Adian Husaini menuturkan. Rasulullah sendiri telah menyiapkan generasi terbaik yakni generasi para sahabat. Generasi para sahabat inilah yang terbaik sepanjang sejarah Islam. Mereka menyaksikan dan terlibat langsung memperjuangkan Islam bersama Rasulullah pada masa awal Islam. Para sahabat itulah, orang-orang yang paling baik hatinya di kalangan umat. Ilmu mereka paling dalam serta paling tidak suka membeban-bebani diri. Mereka adalah suatu kaum yang telah dipilih oleh Allah untuk menemani Rasulullah dan untuk menyampaikan ajaran agama. Inilah mengapa dalam sebuah Hadis disebutkan bahwa sebaik-baik masa adalah ketika periode sahabat.

Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah masaku, lalu orang-orang sesudah mereka, kemudian orang-orang sesudah mereka. Selanjutnya datang kaum-kaum yang kesaksian salah seorang mereka mendahului sumpahnya dan sumpahnya mendahului kesaksiannya” (HR Al Bukhari dan Muslim)

Rasulullah telah melahirkan generasi terbaik dan tentu saja lewat upaya yang panjang, penuh liku derita perjuangan. “Salah satu alat pentingnya dalam rangka menyiapkan generasi umat terbaik adalah peran pendidikan. Melalui pendidikan yang baik yang dibangun dengan dasar imam, takwa serta keteladanan maka akan dapat melahirkan generasi – generasi terbaik.” Tutur Dr Adian Husaini kembali menjelaskan.

Dalam kesempatan ini pula, Bapak Dr Adian, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Doktor Pendidikan Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor memberikan tips tentang bagaimana agar umat Islam kembali dapat melahirkan generasi-generasi terbaiknya, diantaranya:

Pertama, Umat Islam harus bangga sebagai umat terbanyak yang ada di negeri ini, tentu ini sebuah potensi yang harus dimaksimalkan dalam rangka melahirkan generasi terbaik selanjutnya di tahun 2045.

Kedua, Generasi Islam harus kuat dan semangat. Semangat dalam belajar, menuntut ilmu, meraih cita-cita yang diimpikan. Jangan merasa lemah dan mudah berputus asa.

Ketiga, Generasi Islam harus cinta membaca. Budaya membaca dan menulis harus terus terpatri. Wahyu pertama telah mengajarkan tentang pentingnya budaya Iqro’. Membaca harus menjadi kebutuhan agar hidup makin berkualitas, tak tergerus oleh arus zaman yang makin mencekam.

Keempat, Generasi muda muslim harus berani, punya kepercayaan diri dan jiwa jiwa pejuang. Lihatlah apa yang telah ditampilkan oleh banyak pejuang muslim muda tempo dulu. Buya Hamka, Pak Natsir, Jenderal Sudirman, Pak Agus Salim, Pak Ahmad Dahlan, Pak Hasyim Asyari, semuanya telah berkiprah, merintis jalan, penyebar dakwah, pejuang bangsa di usia mereka yang sangat masih belia. Tentu ini harus menjadi spirit dan inspirasi bagi para generasi muda saat ini.

Dr Adian Husaini juga menjelaskan tentang bahaya penyakit sekuler. Penyakit inilah yang menjadi salah satu petaka terjerumusnya umat saat ini. Melupakan kehidupan setelah kematian, mereka terbuai oleh hiruk pikuk keindahan dunia yang menyilaukan. Padahal sejatinya, itu hanyalah sementara, tak abadi dan sangatlah singkat. Cinta dunia dan meninggalkan perkara akhirat menjadi menu yang tersaji. Inilah realitas yang kerap tersaji di kehidupan dewasa yang makin tak karuan ini. Oleh karenanya, jangan bicara tentang kebangkitan umat, jikalau perilaku kita masih jauh dari amal akhirat, jangan bicara tentang generasi terbaik, jikalau perilaku kita masih lebih mencintai gemerlapnya dunia. Naudzubillah.

“Yuk bergandengan tangan, seia sekata, wujudkan peran orang tua, pesantren dan masjid dalam melahirkan generasi terbaik dengan menjadi suri teladan, motivator dan inspirator bagi putra-putri kita semua” tandas ustadz Dr Adian Husaini, M.Si di akhir acara yang lantas disambut dengan gemuruh anggukan kepala dari seluruh peserta pengajian.

“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik” (QS. Ali ‘Imran: 110). (Ustaz Husni Mubarok/Telisik Hati)

Previous Post

Wabup Ning Min Bersama Ketua PCNU Kiai Mulyadi Hadiri Puncak Harlah NU ke-99 MWC NU Bungah di Pesantren Al-Miftah Buya Zainuri

Next Post

Dahsyatnya Sholawat, Ribuan Pecinta Kanjeng Nabi Tumplek Blek di Harlah NU ke-99 dan Taman Pendidikan Bahrul Ulum Sekapuk ke-55

Telisik Hati

Telisik Hati

Next Post
Dahsyatnya Sholawat, Ribuan Pecinta Kanjeng Nabi Tumplek Blek di Harlah NU ke-99 dan Taman Pendidikan Bahrul Ulum Sekapuk ke-55

Dahsyatnya Sholawat, Ribuan Pecinta Kanjeng Nabi Tumplek Blek di Harlah NU ke-99 dan Taman Pendidikan Bahrul Ulum Sekapuk ke-55

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Tanam Ribuan Mangrove, PT Petrokimia Gresik Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

Tanam Ribuan Mangrove, PT Petrokimia Gresik Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

27 July 2026
Gus Yani Raih Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif dalam Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia dari Menteri P2MI

Gus Yani Raih Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif dalam Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia dari Menteri P2MI

27 July 2026
Istimewanya PMKNU Angkatan I PCNU Gresik 2026: Diikuti Menag RI, Rektor, Profesor hingga PWNU Kalimantan Barat

Istimewanya PMKNU Angkatan I PCNU Gresik 2026: Diikuti Menag RI, Rektor, Profesor hingga PWNU Kalimantan Barat

27 July 2026
Hadiri Pembukaan BHAJAY Cup 2026, Wabup Gresik Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet dan Penguatan Nilai Sportivitas

Hadiri Pembukaan BHAJAY Cup 2026, Wabup Gresik Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet dan Penguatan Nilai Sportivitas

27 July 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

20 January 2025
Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

3 January 2025
Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

14 September 2023
Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

13 December 2024
IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

3
Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

2
PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

1
Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

1
Tanam Ribuan Mangrove, PT Petrokimia Gresik Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

Tanam Ribuan Mangrove, PT Petrokimia Gresik Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

27 July 2026
Gus Yani Raih Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif dalam Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia dari Menteri P2MI

Gus Yani Raih Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif dalam Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia dari Menteri P2MI

27 July 2026
Istimewanya PMKNU Angkatan I PCNU Gresik 2026: Diikuti Menag RI, Rektor, Profesor hingga PWNU Kalimantan Barat

Istimewanya PMKNU Angkatan I PCNU Gresik 2026: Diikuti Menag RI, Rektor, Profesor hingga PWNU Kalimantan Barat

27 July 2026
Hadiri Pembukaan BHAJAY Cup 2026, Wabup Gresik Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet dan Penguatan Nilai Sportivitas

Hadiri Pembukaan BHAJAY Cup 2026, Wabup Gresik Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet dan Penguatan Nilai Sportivitas

27 July 2026
Tanam Ribuan Mangrove, PT Petrokimia Gresik Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

Tanam Ribuan Mangrove, PT Petrokimia Gresik Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

27 July 2026
Gus Yani Raih Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif dalam Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia dari Menteri P2MI

Gus Yani Raih Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif dalam Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia dari Menteri P2MI

27 July 2026
Istimewanya PMKNU Angkatan I PCNU Gresik 2026: Diikuti Menag RI, Rektor, Profesor hingga PWNU Kalimantan Barat

Istimewanya PMKNU Angkatan I PCNU Gresik 2026: Diikuti Menag RI, Rektor, Profesor hingga PWNU Kalimantan Barat

27 July 2026
Hadiri Pembukaan BHAJAY Cup 2026, Wabup Gresik Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet dan Penguatan Nilai Sportivitas

Hadiri Pembukaan BHAJAY Cup 2026, Wabup Gresik Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet dan Penguatan Nilai Sportivitas

27 July 2026
HAN 2026, Wabup Gresik Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Masa Depan

HAN 2026, Wabup Gresik Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Masa Depan

27 July 2026
Kemenag Jatim Gandeng Korea Muslim Federation Gelar Upgrading GTK Madrasah Berasrama

Kemenag Jatim Gandeng Korea Muslim Federation Gelar Upgrading GTK Madrasah Berasrama

27 July 2026

Bumi Nusantara News

© 2023 Buminusantaranews.com.

Navigate Site

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata

© 2023 Buminusantaranews.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In