GRESIK, BN News – Hujan deras, angin ribut, hingga pusaran angin kabut mendadak menghantam area bumi perkemahan sesaat sebelum prosesi dimulai pada Jumat (30/10/2026).
Alih-alih membubarkan diri, ribuan peserta Kemah Besar Pandu Ma’arif NU Cabang Gresik justru tetap berdiri tegak merapatkan barisan di bawah rintik hujan dengan penuh kedisiplinan hingga upacara tuntas pukul 15.30 WIB.
Kegiatan akbar yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 1 November 2026 ini resmi dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, yang bertindak sebagai Pembina Upacara.
Di hadapan para peserta dari berbagai tingkatan pangkalan, beliau menegaskan bahwa mental baja dan daya juang tinggi di tengah cuaca ekstrem merupakan bukti nyata ketangguhan generasi muda NU dalam menghadapi tantangan zaman.
Rangkaian acara pembukaan ini diawali sejak pagi dengan registrasi dan pendirian tenda, disusul kegiatan anjangsana serta ta’aruf pramuka jurnalis yang mencairkan suasana keakraban antar-pangkalan.
Gelaran ini tidak hanya menguji ketahanan fisik dan mental, tetapi juga menjadi wadah strategis pembentukan karakter mandiri dan berakhlakul karimah melalui berbagai agenda lanjutan seperti Giat Intelektual, Kepedulian Lingkungan, Api Unggun Bershalawat, hingga Olimpiade Aswaja. (*)
#KemenagGresik #PanduMaarifNU #KemahBesar2026 #PramukaGresik #ModerasiBeragama
















