GRESIK, BN News – Seni wayang yang dulu identik dengan panggung malam di desa‑desa kini hadir berdenyut di jantung dunia pendidikan Kabupaten Gresik. Keluarga besar UPT SMP Negeri 1 Gresik menggelorakan semangat peringatan Hari Wayang Nasional dengan pesan yang menyentuh hati: “Menjaga Warisan, Merawat Peradaban”.
Bukan sekadar ucapan selamat, melainkan janji nyata untuk menanamkan cinta budaya leluhur ke dalam jiwa ribuan siswa generasi penerus bangsa.
Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik, H. Beri Avita Prasetiya, S.Pd., M.Pd., MM menyampaikan pernyataan penuh makna. “Bagi kami, wayang bukanlah sekadar pertunjukan bayangan boneka di atas panggung. Wayang adalah cermin kehidupan yang hidup, penuh pesan moral, teladan kebaikan, dan kearifan lokal yang telah diwariskan turun‑temurun oleh nenek‑moyang kita,” ucapnya dengan penuh semangat.
Menurut beliau, setiap lakon, setiap tokoh dalam pewayangan menyimpan pelajaran berharga: tentang kejujuran mengalahkan tipu‑daya, kesabaran menghadapi cobaan, keberanian membela kebenaran, serta gotong‑royong mempererat persaudaraan. Nilai‑nilai itulah yang sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, cerdas, dan berjiwa kebangsaan.
“Kami tidak ingin siswa hanya tahu nama‑nama tokoh wayang. Kami ingin mereka hidup dengan nilai‑nilai di dalamnya. Lewat pembelajaran, diskusi, ekstrakurikuler seni budaya, kami ajak anak‑anak mencintai wayang, memahami filosofinya, lalu menjadi pelestari budaya di masa depan,” tegas Kepala Sekolah.
Keluarga besar UPT SMP Negeri 1 Gresik juga mengajak seluruh sekolah, orang tua, seniman, dan masyarakat Kabupaten Gresik bahu‑membahu. Pelestarian wayang bukan tugas satu pihak saja. Ketika kita melestarikan wayang, sesungguhnya kita sedang merawat akar peradaban Indonesia agar tidak hilang ditelan zaman.
Peringatan Hari Wayang Nasional ini menjadi bukti bahwa sekolah bukan hanya tempat mencetak siswa pintar secara akademik, tetapi juga mencetak generasi yang berakar budaya, cinta tanah air, dan siap melanjutkan peradaban bangsa.
“Sebagai generasi penerus, marilah kita
bersama-sama melestarikan, mencintai, dan
membanggakan warisan budaya adiluhung yang telah diakui dunia ini. Salam Budaya!” pungkas H Beri yang juga Ketua PGRI Kabupaten Gresik ini, Minggu (8/11/2026). (Telisik Hati)















