GRESIK, BN News – Luar Biasa !! UPT SMP Negeri 10 Gresik berhasil meraih Juara 1 kategori Perangkat Daerah pada ajang Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2026 melalui program inovatif SI PINTER MBG.
Dalam ajang bergengsi tersebut, UPT SMP Negeri 10 Gresik (Spenio) yang berlokasi di Jl. Raya Bungah No. 1, Bungah, Gresik ini menghadirkan Program Inovasi SI PINTER MBG (Solusi nutrisi pintar untuk generasi emas yang juga peduli terhadap pengelolaan sampah kecil bagi lingkungan).
Prestasi ini adalah bukti nyata komitmen UPT SMP Negeri 10 Gresik dalam mengamalkan semangat ‘GRESIK BERINOVASI, GRESIK BERPRESTASI’. “Terima kasih kepada seluruh keluarga besar SPENIO (guru, siswa, orang tua, dan perangkat daerah) atas dukungan serta kerja kerasnya. Mari terus berkarya, berinovasi, dan menjadi inspirasi!” tandas Kepala SMPN 10 Gresik Hj. Nur Aliyah, M.Pd, Minggu (8/11/2026).
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Gresik Dr. S. Hariyanto, S.Pd, M.M, turut mengucapkan selamat sekaligus memberikan apresiasi atas capaian prestasi UPT SMP Negeri 10 Gresik. “UPT SMP Negeri 10 Gresik benar-benar menunjukkan jati dirinya sebagai sekolah unggulan. Prestasi demi prestasi terbaik terus dipersembahkan mengharumkan nama baik lembaga dan Kabupaten Gresik. Semoga menginspirasi dan memotivasi lembaga pendidikan lainnya untuk semakin semangat meraih prestasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, Plt. Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, secara resmi menutup Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2026 di Atrium Icon Mall lantai UG, Sabtu malam (7/11/2026).
Dalam sambutanya Plt. Bupati Gresik dr. Alif berharap berbagai inovasi yang dihasilkan dalam festival tersebut tidak berhenti sebagai karya kompetisi dan pameran, tetapi terus dikembangkan hingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, budaya dan kearifan lokal memiliki potensi besar untuk menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.
“Ginofest bukan hanya ajang kompetisi dan pameran, tetapi juga ruang bertemunya budaya, kreativitas, dan inovasi. Saya berharap hasil dari festival ini dapat ditindaklanjuti secara konkret, baik melalui inkubasi inovasi, kerja sama riset, pengembangan UMKM, maupun implementasi dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa karya-karya yang ditampilkan dalam Ginofest 2026 membuktikan budaya tidak sekadar menjadi warisan yang harus dilestarikan, tetapi juga dapat menjadi sumber kreativitas untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Plt. Bupati juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta dan semakin beragamnya karya inovasi menjadi perkembangan positif dalam membangun budaya inovasi di Kabupaten Gresik.
Pada penyelenggaraan tahun ini, jumlah inovasi yang mengikuti Gresik Inovasi Kompetisi (GIK) mencapai 205 karya. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan 116 inovasi pada 2025 dan 88 inovasi pada 2024.
Ginofest 2026 mengusung tema “Budaya Menginspirasi Ciptakan Inovasi, Gresik Siap Bertransformasi” dan berlangsung selama dua hari, 6–7 November 2026. Festival ini menjadi wadah untuk memperkenalkan karya inovatif, mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan inovasi daerah.
Dalam laporan penyelenggaraan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Edy Hadisiswoyo, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah inovasi menjadi salah satu indikator berkembangnya budaya inovasi di Kabupaten Gresik.
Ia berharap seluruh inovasi yang telah dihasilkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah.
Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 205 inovasi yang mengikuti GIK 2026 terdiri atas 73 inovasi berbasis website/mobile app, 57 inovasi bidang agribisnis dan energi baru terbarukan, 27 inovasi sosial budaya dan kependudukan, serta 48 inovasi kategori perangkat daerah.
Selain kompetisi, Ginofest 2026 juga menghadirkan 26 stan pameran yang melibatkan berbagai unsur. Peserta terdiri atas lima stan SD/MI, dua stan SMP, enam stan SMA/SMK/MAN, empat stan universitas, lima stan perangkat daerah, tiga stan juara GIK, serta satu stan komunitas.
Dalam rangkaian penutupan, Plt. Bupati Gresik bersama Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Edy Hadisiswoyo, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kompetisi dan penerima apresiasi stan pameran. Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi sejumlah stan serta berinteraksi dengan peserta dan masyarakat yang hadir.
Pada kategori inovasi berbasis website/mobile app, juara pertama diraih Gresik Futuretech, disusul NEXTLEVEL sebagai juara kedua dan MINABOT sebagai juara ketiga. Sementara itu, C’MON BABY meraih juara harapan.
Kategori agribisnis dan energi baru terbarukan menempatkan Legend Tren International sebagai juara pertama, COCO MUDA ENERGY sebagai juara kedua, dan ENTAL TIM sebagai juara ketiga. Alfa Team meraih juara harapan.
Pada kategori sosial budaya dan kependudukan, Yusuf Rizal Hadi Purnomo meraih juara pertama, dr. Kurniati, Sp.KK sebagai juara kedua, dan SAMBANG sebagai juara ketiga. Sementara itu, SLEMPIT JAYA meraih juara harapan.
Adapun pada kategori khusus perangkat daerah, UPT SMPN 10 Gresik meraih juara pertama, RSUD Gresik Sehati juara kedua, dan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak juara ketiga. Juara harapan diraih UPT Puskesmas Ujungpangkah.
Penghargaan stan pameran diberikan kepada SMK Muhammadiyah 5 sebagai stan terunik, SD TRADA sebagai stan terinteraktif, MINU Trate Putri sebagai stan terbersih, dan SD Muhammadiyah GKB sebagai stan terfavorit. Sementara itu, predikat penampilan terheboh diraih SMP Plus Jauharul Maknun.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen memperkuat ekosistem inovasi daerah melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat. Inovasi diharapkan mampu menjawab berbagai permasalahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ginofest 2026 ditutup dengan harapan agar festival ini terus berkembang menjadi wadah lahirnya gagasan, kreativitas, dan inovasi yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Gresik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Edy Hadisiswoyo, perwakilan BRIDA Provinsi Jawa Timur, jajaran asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, rektor perguruan tinggi, kepala sekolah, kepala puskesmas, direktur RSUD, perwakilan komunitas dan lembaga, para inovator, peserta pameran, serta undangan lainnya. (Telisik Hati)
















