GRESIK, BN News – Kantor Urusan Agama (KUA) Menganti turut berpartisipasi dalam Grand Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Darul Ihsan, yang ditandai dengan peresmian dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis) di Pondok Pesantren Darul Ihsan Al Azhar Menganti.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Darul Ihsan, Dr. KH. Mulyadi, MM, Kepala SPPG Monica Kopda Sari, perwakilan KUA Menganti Abdul Wakid, serta unsur Muspika (Polsek, Koramil, Camat) dan tokoh agama serta masyarakat setempat.
Kegiatan dilaksanakan pada Rabu pagi, 29 Oktober 2025, di lingkungan Al Azhar Menganti.
Mengapa KUA terlibat? Kehadiran KUA Menganti, sebagai perpanjangan tangan Kemenag Gresik di tingkat kecamatan, merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi. Program ini sejalan dengan tujuan pemerintah dalam penyelesaian masalah stunting dan penguatan ekonomi kerakyatan dengan mengurangi impor bahan pangan. Ini adalah kolaborasi strategis antara lembaga pendidikan keagamaan (Yayasan/Pesantren) dan pemerintah daerah.
SPPG Darul Ihsan memiliki kapasitas produksi hingga 3.500 porsi per hari, melayani santri dan murid lembaga pendidikan di sekitar pesantren (MI, MTs, MA, SMP, SMA, SMK).
Dalam sambutannya, KH. Mulyadi menekankan pentingnya doa dan sholawat dalam setiap usaha, seraya mengingatkan agar tempat pelayanan gizi senantiasa dijaga dari hal-hal yang melalaikan. Monica menjelaskan visi MBG untuk gizi dan ekonomi, dan Camat Menganti mengapresiasi sinergi yang telah terjalin.
Dampak Positif bagi Umat: Melalui sinergi ini, Kemenag Gresik bersama KUA Menganti memastikan bahwa upaya peningkatan kualitas gizi di lingkungan pesantren dan madrasah mendapatkan dukungan kelembagaan yang kuat, menghasilkan generasi yang sehat secara fisik dan mental.(Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















