BN News – Mengawali pekan dengan semangat kerja dan komitmen integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar Apel Kerja pada Senin pagi (21/7/2025) di halaman kantor. Apel dipimpin oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS), Moh. Amak Burhanudin, diikuti oleh seluruh pejabat struktural, fungsional, serta ASN di lingkungan Kanwil.
Dalam amanatnya, Kabid PAIS menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan pegawai yang hadir tepat waktu. Ia mengingatkan pentingnya menjaga komitmen ASN melalui kehadiran di hari Senin dan menyarankan agar dinas luar tidak dijadwalkan pada hari tersebut.
“Disiplin hadir di hari Senin adalah bagian dari komitmen kita sebagai ASN. Mari jaga kedisiplinan sebagai cermin integritas.”
Penguatan Zona Integritas (ZI) juga menjadi sorotan utama. Amak menyampaikan hasil pembelajaran tim ZI Kanwil selama mengikuti bimbingan teknis di Kota Batu selama tiga hari. Ia optimis bahwa semangat dan inovasi yang dibawa dari kegiatan tersebut akan memperkuat langkah Kanwil menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di tahun 2025.
Ia juga menyampaikan dua inovasi yang dirancang oleh tim area lima, yaitu PosYanDu (Pos Pelayanan Pengaduan) dan DASI BARU (Mendadak Inspeksi Berbagai Ruangan). PosYanDu merupakan layanan pengaduan yang dapat diakses oleh masyarakat secara digital (berbasis AI) maupun manual, melalui penyediaan meja pengaduan dan buku pengaduan. Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat saluran aspirasi publik dan meningkatkan transparansi serta responsivitas layanan di Kanwil Kemenag Jatim.
DASI BARU merupakan Inovasi berupa inspeksi mendadak ke ruangan-ruangan dan meja kerja ASN maupun non-ASN untuk memastikan kedisiplinan, kenyamanan lingkungan kerja, dan kualitas pelayanan tetap terjaga. Langkah ini sekaligus menjadi upaya preventif terhadap potensi pelanggaran etika kerja dan integritas.
Selain itu, ia melaporkan sejumlah capaian membanggakan dari program-program di bidang PAIS, diantaranya adalah Program Aksi Perubahan “PAIS Berkarakter”, Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Batch 3 Tahun 2025, dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non-ASN.
“PAIS Berkarakter digagas sebagai bagian dari reformasi birokrasi internal, alhamdulillah berhasil meraih predikat sangat memuaskan dalam evaluasi. Lalu untuk PPG PAI Batch 3 Tahun 2025, yang akan digelar pada bulan September bekerjasama dengan berbagai pihak terkait dan ini menunjukkan sinergi positif dengan pemerintah daerah. Sebanyak 3.500 guru PAI telah terdata sebagai peserta, ini menunjukkan antusiasme yang tinggi sekaligus besarnya dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan agama Islam”, ungkapnya.
Terkait TPG Non-ASN juga mengalami perkembangan menggembirakan. “Terhitung mulai Juli 2025, jumlah tunjangan meningkat dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Selain itu, kekurangan sebesar Rp500 ribu untuk periode Januari hingga Juni 2025 akan dirapel dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru PAI Non-PNS”, tambah Amak.
Di akhir amanatnya, Amak mengajak seluruh ASN untuk menjaga integritas, meningkatkan pelayanan publik, dan terus berinovasi sebagai wujud komitmen membangun Kementerian Agama yang profesional dan terpercaya.
Apel ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran tugas dan keberkahan dalam pengabdian seluruh pegawai Kanwil Kemenag Jatim. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















