• Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, July 20, 2026
  • Login
Bumi Nusantara News
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
Bumi Nusantara News
No Result
View All Result
Home ARTIKEL

Antara DPD RI dan Mosi Integral Natsir

Telisik Hati by Telisik Hati
5 April 2025
in ARTIKEL
0
Antara DPD RI dan Mosi Integral Natsir
396
SHARES
396
VIEWS
WhatAppsFacebook

Antara DPD RI dan Mosi Integral Natsir

Oleh: AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

BN News – Bulan ini, 75 tahun yang lalu, tepatnya 3 April 1950. Seorang Pahlawan Nasional Indonesia, Mohammad Natsir dari atas podium Parlemen Indonesia, menyampaikan pikirannya tentang perjalanan Indonesia yang harus dikoreksi.

Saat itu, Natsir mengatakan: Indonesia telah salah arah. Karena mengikuti kemauan Ratu Belanda untuk menjadi Negara Serikat.

Seperti diketahui, Indonesia yang “kalah” dalam perundingan Konferensi Meja Bundar (KMB), dimana salah satu yang harus dilakukan Indonesia agar diakui merdeka oleh Belanda adalah menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS). Juga harus mengganti biaya Agresi Militer Belanda di Indonesia dalam rentang tahun 1945-1949. Sebesar 4,5 Milyar Gulden.

Kita tentu tidak perlu menyalahkan para perunding saat itu. Di antaranya Mohammad Hatta, Mohammad Roem, Soepomo dan sejumlah pendiri bangsa lainnya. Karena memang posisi Indonesia dalam kontek geopolitik global sebagai negara yang baru merdeka masih sangat lemah. Sehingga pengakuan kedaulatan dari Belanda, sebagai negara yang pernah menguasai dan menjajah tanah Hindia Belanda sangatlah penting.

Dan saya sebagai umat Islam, memiliki referensi nubuwah. Yaitu perjanjian Hudaibiyah pada tahun 628 M atau 6 Hijriyah. Yaitu perjanjian damai antara Nabi Muhammad SAW dengan Kelompok Kafir Qurays. Demi umat Islam Madinah agar bisa memasuki kota Mekkah untuk melaksanakan Ibadah Haji. Meski beberapa butir isi perjanjian tersebut dinilai lebih menguntungkan Kafir Qurays.

Kembali kepada Natsir. Hentakan pikiran akal sehat Natsir: Bahwa Indonesia telah salah arah dengan menjadi negara serikat memicu kesadaran kolektif. Karena bangsa ini pernah berkomitmen untuk memperjuangkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah itu kita lakukan pada 28 Oktober 1928.

Lantas mengapa kemudian kita menjadi belasan negara-negara kecil. Ada negara Indonesia Timur, ada negara Dayak, ada negara Madura, ada negara Sumatera dan lain-lain. Bukankah ini melanggar sumpah para pemuda bangsa yang saat itu mulai menyadari pentingnya nation state?

Tidak lama setelah pidato Natsir: yang kemudian kita kenal dengan Mosi Integral Natsir itu. Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1950 menyatakan Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Akal sehat memang harus disampaikan. Karena perjalanan Indonesia tidak pernah lepas dari kepentingan global. Terutama dari negara-negara yang berwatak imperialis kapitalis. Itu pula yang saya sampaikan: mengapa kita perlu kembali kepada rumusan bernegara yang disusun para pendiri bangsa. Karena pada tahun 1999 hingga 2002, melalui Amandemen Konstitusi kita telah menjadi bangsa lain dan meninggalkan Pancasila.

Dan secara terang benderang telah ditulis oleh saksi pelaku Amandemen, Valina Singka Subekti, dalam bukunya ‘Menyusun Konstitusi Transisi’ (2007) yang menyebut ada keterlibatan aktor-aktor Asing dalam proses Amandemen tersebut.
Buku itu menyebut pihak yang terlibat adalah United Nations Develepment Program (UNDP) dan United State Agency for International Development (USAID), Institute of Democracy and Electoral Assistance (IDEA), International Foundation for Election System (IFES), dan National Democratic Institute (NDI) serta International Republican Institution (IRI).

Siapa yang happy dengan hasil Amandemen Konstitusi yang oleh Almarhum Profesor Kaelan, Guru Besar Filsafat UGM, disebut telah mengubah lebih dari 95 persen isi pasal-pasalnya dan membubarkan negara Proklamasi? Tentu yang happy adalah yang menyokong dan membantu Amandemen tersebut. Siapa lagi kalau bukan Asing.

Karena negara-negara Imperialis Kapitalis memang sudah “berikrar” di Bretton Wood pada Juli 1944, untuk tetap menguasai negara-negara yang baru merdeka dan berkembang melalui kolonialisme bentuk baru.

Itulah mengapa sebagai sebuah ikhtiar. Setelah kita kembali kepada rumusan bernegara yang disusun para pendiri bangsa, kita juga perlu memperkuat dan menyempurnakan dengan akal sehat agar Indonesia lebih baik.

Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia tidak bisa hanya berfungsi seperti hari ini. Tetapi bukan pula menjadi strong bicameral seperti negara federal. Karena itu, dalam disertasi yang sedang saya susun, saya mengusulkan agar DPD RI, sebagai peserta pemilu dari unsur perseorangan menjadi satu kamar dalam DPR RI sebagai pembentuk Undang-Undang dari unsur fraksi non-partai.

Sehingga produk Undang-Undang yang bersifat memaksa seluruh rakyat Indonesia tidak hanya ditentukan oleh Ketua Umum Partai Politik saja. Tetapi juga dibahas secara utuh dan menyeluruh oleh elemen-elemen masyarakat wakil dari daerah. Itulah hakikat Otonomi yang sebenarnya. (*)

*Penulis adalah Anggota DPD RI/MPR RI dan Ketua DPD RI ke-5.

Previous Post

Babinsa Serda Suwono Penuh Semangat Pantau Situasi Lebaran di Alun-alun Gresik Demi Kenyamanan Masyarakat

Next Post

IPKB Istiqomah Gelar Halalbihalal Sambung Kekeluargaan di Momen Idulfitri

Telisik Hati

Telisik Hati

Next Post
IPKB Istiqomah Gelar Halalbihalal Sambung Kekeluargaan di Momen Idulfitri

IPKB Istiqomah Gelar Halalbihalal Sambung Kekeluargaan di Momen Idulfitri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Resmi Dibuka, Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Panggung Atlet Muda Gresik Ukir Prestasi Gemilang

Resmi Dibuka, Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Panggung Atlet Muda Gresik Ukir Prestasi Gemilang

20 July 2026
Bank Mandiri Tulus Ikhlas Berikan Edukasi Literasi Finansial kepada Siswa SMK Al Ikhlash 

Bank Mandiri Tulus Ikhlas Berikan Edukasi Literasi Finansial kepada Siswa SMK Al Ikhlash 

20 July 2026
Kemenag Gresik Gembleng Ratusan Guru PAI Inovasi Pelayanan Berbasis Teknologi Artificial Intelligence

Kemenag Gresik Gembleng Ratusan Guru PAI Inovasi Pelayanan Berbasis Teknologi Artificial Intelligence

20 July 2026
Peduli Pendidikan NU, Kemenag Gresik Kawal Konferancab Pergunu 2026

Peduli Pendidikan NU, Kemenag Gresik Kawal Konferancab Pergunu 2026

20 July 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

20 January 2025
Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

3 January 2025
Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

14 September 2023
Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

13 December 2024
IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

3
Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

2
PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

1
Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

1
Resmi Dibuka, Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Panggung Atlet Muda Gresik Ukir Prestasi Gemilang

Resmi Dibuka, Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Panggung Atlet Muda Gresik Ukir Prestasi Gemilang

20 July 2026
Bank Mandiri Tulus Ikhlas Berikan Edukasi Literasi Finansial kepada Siswa SMK Al Ikhlash 

Bank Mandiri Tulus Ikhlas Berikan Edukasi Literasi Finansial kepada Siswa SMK Al Ikhlash 

20 July 2026
Kemenag Gresik Gembleng Ratusan Guru PAI Inovasi Pelayanan Berbasis Teknologi Artificial Intelligence

Kemenag Gresik Gembleng Ratusan Guru PAI Inovasi Pelayanan Berbasis Teknologi Artificial Intelligence

20 July 2026
Peduli Pendidikan NU, Kemenag Gresik Kawal Konferancab Pergunu 2026

Peduli Pendidikan NU, Kemenag Gresik Kawal Konferancab Pergunu 2026

20 July 2026
Resmi Dibuka, Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Panggung Atlet Muda Gresik Ukir Prestasi Gemilang

Resmi Dibuka, Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Panggung Atlet Muda Gresik Ukir Prestasi Gemilang

20 July 2026
Bank Mandiri Tulus Ikhlas Berikan Edukasi Literasi Finansial kepada Siswa SMK Al Ikhlash 

Bank Mandiri Tulus Ikhlas Berikan Edukasi Literasi Finansial kepada Siswa SMK Al Ikhlash 

20 July 2026
Kemenag Gresik Gembleng Ratusan Guru PAI Inovasi Pelayanan Berbasis Teknologi Artificial Intelligence

Kemenag Gresik Gembleng Ratusan Guru PAI Inovasi Pelayanan Berbasis Teknologi Artificial Intelligence

20 July 2026
Peduli Pendidikan NU, Kemenag Gresik Kawal Konferancab Pergunu 2026

Peduli Pendidikan NU, Kemenag Gresik Kawal Konferancab Pergunu 2026

20 July 2026
Kemenag Gresik Apresiasi Kiprah UNKAFA Suci Manyar Lahirkan Sarjana Berkarakter Santri 

Kemenag Gresik Apresiasi Kiprah UNKAFA Suci Manyar Lahirkan Sarjana Berkarakter Santri 

20 July 2026
Penuh Berkah !! Warga RT. 01 Desa Klangonan Kebomas Istiqomah Santuni Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

Penuh Berkah !! Warga RT. 01 Desa Klangonan Kebomas Istiqomah Santuni Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

20 July 2026

Bumi Nusantara News

© 2023 Buminusantaranews.com.

Navigate Site

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata

© 2023 Buminusantaranews.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In