Penulisš Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Guna memakmurkan masjid dan juga menyenangkan jamaah, terutama kaum ibu, Masjid agung Gresik bersama YDSF menggelar pasar sayur murah di pelataran masjid. Kegiatan tersebut digelar setiap hari Ahad selama Bulan Suci Ramadan. Jamaah cukup berinfak Rp. 3000 bisa berbelanja aneka sayur mayur semaunya plus dapat bonus satu kantong beras.

Ketua Takmir Masjid Agung Gresik KH Ahmad Misbahul Abidin mengatakan, para jamaah serta masyarakat sekitar bisa berbelanja aneka sayur secukupnya dengan ber-infak cuma minimal Rp 3.000,- saja. “mau ambil semaunya juga boleh, cuma nanti yang belakangan bisa tidak kebagian,” ujar Kiai Misbah sembari tersenyum, Ahad (2/4/2023).
Program ini digagas jelang Ramadan kemarin, dan selama Ramadan digelar 2 kali tiap hari Ahad, dengan kolaborasi antara takmir masjid, YDSF, ibu-ibu warga sekitar, dan remaja masjid.
Dimulai Salat Subuh berjamaah, dilanjut wiridan dan pencerahan tentang aqidah yang disampaikan Kh Khusnan Ali, barulah para jamaah dan warga sekitar memasuki halaman masjid yang telah siap 20 lapak berisi aneka sayur mayur, dengan terlebih dahulu memberikan infak minimal Rp. 3.000,-.
Beberapa jenis sayur yang sudah disediakan diatas meja, diantaranya : bayam, kangkung, buncis, kentang, wortel, kol, gondes, terong, tomat, serta aneka sayuran lainnya.
Salah satu jamaah Ny Wati bersyukur bisa berbelanja di halaman masjid dengan harga yang cukup murah.
“Saya tadi ber-infak cuma Rp 5.000,- dan sayur yang saya bawa kalau membeli di pasar harganya masih di atas Rp 25.000,- itupun masih mendapat satu bungkus beras. Harapan saya kegiatan seperti ini bisa lebih sering digelar,” ujar perempuan paruh baya yang aktif berjamaah itu.
Ketua Takmir bersama YDSF berencana kegiatan pasar sayur sangat murah tetap digelar seusai Ramadan dan mengajak kaum muslimin untuk berpatisipasi agar kegiatan bisa berlanjut.
“Para jamaah saat mendengar kajian agama, sekitar 100 orang mendapat kupon yang bisa ditukar dengan beras secara gratis yang sudah disiapkan oleh pihak takmir masjid,” pungkas Ketua Takmir Masjid Agung Gresik KH Ahmad Misbahul Abidin yang berasal dari Desa Lowayu Dukun Gresik ini. (Didik Hendri Telisik Hati)
















