Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Setiap 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Pada tahun ini untuk memperingatinya, Kementerian Sosial menyampaikan tema Hari Pahlawan 2024 “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”.
Angka-angka ini merujuk pada tanggal bersejarah, yaitu 10 November 1945, yang dikenang sebagai Hari Pahlawan dan menjadi tonggak perjuangan rakyat Surabaya yang gigih melawan penjajahan. Hari itu bukan hanya penting bagi Kota Surabaya, tetapi juga menjadi simbol keberanian bagi seluruh rakyat Indonesia.
Untuk itu, guna mengenang perjuangan para pahlawan, Camat Bungah Izzul Muttaqin dengan mengenakan busana pejuang menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Kecamatan Bungah. Tak hanya Camat Bungah, seluruh ASN dan pegawai Kecamatan Bungah juga memakai kostum perjuangan bernuansa kepahlawanan.
Hari Pahlawan mengajarkan kita arti dari keberanian, persatuan, dan cinta tanah air. Perjuangan para pahlawan di Hari Pahlawan menunjukkan betapa pentingnya mempertahankan kemerdekaan dengan jiwa dan raga. Bagi generasi sekarang, semangat Hari Pahlawan dapat diwujudkan dengan belajar, bekerja, dan berkarya demi kemajuan bangsa.
Peringatan Hari Pahlawan juga menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa tantangan dalam perjuangan bangsa selalu berubah seiring waktu. Dulu, para pahlawan berjuang untuk memerdekakan Indonesia dari penjajahan dan melawan kemiskinan serta kebodohan yang menjadi akar masalah sosial.
“Dengan mengenang perjuangan para pahlawan, kita diingatkan untuk menghargai kemerdekaan yang telah kita nikmati saat ini. Tidak ada kemerdekaan yang datang begitu saja; itu adalah hasil dari pengorbanan yang luar biasa. Hari Pahlawan adalah saat yang tepat untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, terutama bagi generasi muda,” tegas Camat Bungah.
Adapun Tujuan peringatan Hari Pahlawan adalah untuk terus mengukuhkan ke dalam ingatan seluruh rakyat Indonesia dan mengenang kembali jasa serta perjuangan para pahlawan yang telah berjuang untuk mengusir penjajah dari bumi Indonesia, puncaknya pada peristiwa heroik di Surabaya 10 November tahun 1945 silam.
“Upacara peringatan Hari Pahlawan ini diharapkan menjadi inspirasi. Tidak hanya bagi para ASN, melainkan pada masyarakat luas untuk terus berkontribusi dalam memajukan Gresik dan Indonesia. Semangat Hari Pahlawan ini mengingatkan kembali bahwa setiap warga negara berpotensi menjadi pahlawan masa kini, dengan memberikan inovasi dan dedikasi terbaik bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















