GRESIK, BN News – BNN Kabupaten Gresik menyelenggarakan kegiatan BNN Goes to School: Sosialisasi P4GN dan Screening Tes Urine bagi Pelajar pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari Program Ananda Bersinar (Bersih dari Narkoba) ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa.
Kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman sekolah. Apel terasa istimewa karena Kepala BNN Kabupaten Gresik, AKBP Suharsi, S.H., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menghancurkan masa depan. Peredaran narkoba di Gresik juga menjadi perhatian, dengan remaja sebagai salah satu sasaran para pengedar. Beliau mengimbau seluruh siswa agar berani menolak dengan tegas ajakan merokok, mengonsumsi minuman keras, terlebih narkoba.
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi P4GN dan screening tes urine yang diikuti oleh 50 siswa perwakilan kelas. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars BNN, kemudian dilanjutkan dengan sambutan.
Kepala UPT SMPN 4 Gresik, Bapak Djoemadi, S.Pd., M.Pd., berpesan agar siswa tidak mencoba hal-hal yang belum diketahui yang dapat membahayakan diri. Beliau mengajak para siswa untuk berani menolak ajakan teman, seperti merokok dan mengonsumsi minuman keras.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Basuki Risdiyanto, S.Pd., M.M., dari BNN Gresik. Beliau menyampaikan keprihatinan atas keterlibatan sejumlah pelajar dalam penyalahgunaan narkoba dan menegaskan bahwa BNN tidak ingin ada siswa UPT SMPN 4 Gresik yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Beliau juga menyampaikan bahwa sosialisasi dan screening tes urine dilaksanakan sebagai upaya edukasi serta deteksi dini.
Usai sambutan, seluruh peserta mengikuti Deklarasi Anti Narkoba yang dipimpin oleh Kepala UPT SMPN 4 Gresik. Kegiatan kemudian berlanjut ke sesi materi dengan dua narasumber. Bapak Wawan Kurniawan Aziz, S.Psi., M.Si., Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kabupaten Gresik, menjelaskan pengertian dan jenis-jenis narkoba, ciri-ciri pengguna, serta dampak penyalahgunaan narkoba. Para siswa menyimak materi dengan antusias.
Narasumber kedua, Ibu Ima Fitri Sholichah, S.Psi., M.A., dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik, membahas Ketahanan Mental Remaja. Materi mencakup cara mengelola emosi dan tips menjadi pendengar yang baik saat teman bercerita tentang masalah yang dihadapinya.
Untuk memperkuat pemahaman, para siswa mengikuti role play berdasarkan lima situasi:
Menolak tawaran narkoba dengan tegas ketika ada orang atau teman yang menawarkan narkoba.
Membantu teman yang sudah mencoba narkoba (dengarkan, dukung dan ajak untuk berubah.
Menghadapi situasi ketika pacar dari seorang teman menggunakan narkoba (ingatkan, jangan biarkan dia sendirian).
Menyikapi teman yang menyalahgunakan narkoba (jangan diam, segera laporkan kepada orang dewasa yang dipercayai).
Menghadapi teman yang mengedarkan narkoba (jangan terlibat, segera laporkan).
Kegiatan ini berlangsung seru dan melibatkan siswa secara aktif.
Rangkaian acara diakhiri dengan screening tes urine. Hasil screening terhadap peserta yang mengikuti tes dinyatakan negatif. Hasil tersebut disambut lega dan gembira oleh para siswa, guru, serta pihak BNN.
Melalui kegiatan ini, UPT SMPN 4 Gresik berharap seluruh siswanya semakin memahami bahaya narkoba, berani berkata tidak terhadap ajakan yang berisiko, dan saling mendukung untuk mencari bantuan ketika menghadapi masalah.
Semoga semangat hidup sehat dan bebas narkoba ini juga tumbuh di kalangan pelajar di seluruh Indonesia. (Telisik Hati)
















