Penulis📚 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) MI se-Kecamatan Dukun dibagi menjadi 3 titik atau tempat. Zona Barat/Zona Kulon bertempat di MI Hidayatus Salam dengan 9 lembaga yakni: MI Hidayatul Mubtadiin, MI Hidayatus Salam, Mi Tarbiyatul Athfal, MI Miftahul Ulum, MI YPPMU, MI Nurul Huda, MI Darul Ulum, MI Maarif Wonokerto.
Zona Tengah meliputi MI Alkarimi, MI Islamiyah, MI Al Islami, MI Tarbiyatul Falahiyah, MI Tasywirul Afkar, MI Tarbiyatus Shibyan, MI Nurul Hidayah dan Zona Timur meliputi : MI Maskupa, Maskupi, MI Babaksari, Sambo Pa, Sambo Pi, MI Thoriqotul Asyfiya’, MI Sidomulyo, MI Ihyaul Islam dan MI Ihyaul Ulum Dukun.
PKKM menjadi kewajiban bagi Kepala Madrasah untuk menyiapkan administrasi, program kerja, tugas guru, supervisi dan tugas yang lainnya untuk disiapkan dan dilaporkan kepada tim penilai atau Assesor dari Kemenag Gresik. Untuk putaran terakhir hari ini PKKM di tempatkan di Lembaga MI Alkarimi Dukun Gresik, Kamis (16/11/2023).
Saat berlangsung kegiatan PKKM ini Kepala Madrasah didampingi Guru dan OPM maju satu satu bergiliran untuk dinilai oleh tim penilai atau Assesor. Dengan membawa berkas yang sudah disiapkan oleh lembaga masing masing-masing untuk dicocokan dengan butir soal dan data berkas oleh Assesor dan Alhamdulillah PKKM berjalan sukses dan lancar.
Moh Syafi’ SAg Kepala MI Alkarimi sekaligus tuan rumah saat sambutan mengatakan, Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan kewajiban sebagai Kepala Madrasah yakni PKKM di wilayah zona tengah. Dan bersyukur teman-teman masih tetap semangat dalam memajukan Madrasah.
“PKKM sendiri juga bagian dari pembinaan dan evaluasi oleh Assesor hal ini juga sangat penting bagi kamad untuk terus berupaya memperbaiki di lembaga pendidikan yang dipimpinnya,” jelasnya.
Khoufiyul Arif S.Pd Assesor 1 saat memberikan penilaian dan pembinaan mengatakan, tugas kamad dan yang berkaitan dengan kegiatan program sekolah jangan lupa untuk didokumentasikan dan foto itu harus hidup maksutnya harus ada keterangan atau narasi,” Alhamdulillah dari penilaian lembaga secara umum tadi dikatakan sudah baik dan ada beberapa kekurangan serta harus di lengkapi,” jelas Pak Khoufi pria yang sukses penulis Puisi Antologi dari Kedanyang Gresik.
Sementara itu penilai Assesor 2 Mabrur M.Pd menyoroti masalah buku tamu yang dimiliki lembaga. Jadi buku tamu lembaga pendidikan itu harus dibedakan jangan sampai dicampur jadi satu. “Maka seharusnya buku tamu itu ada yang buku tamu khusus kedinasan dan buku tamu berkaitan dengan pembinaan, bimtek dan yang lainnya. “Ini penting untuk menata administrasi Madrasah untuk lebih baik,” imbuh pria asal Driyorejo Gresik ini.
Di penghujung kegiatan PKKM ini diisi dengan Foto bersama dan foto perlembaga MI di samping ramah tamah. PKKM Kecamatan Dukun tersebut berjalan penuh keakraban, kekeluargaan, guyub rukun dan membersamai kebersamaan. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















