Penulis📰✍️ Kemenag Jatim/Telisik Hati
Gresik, BN News – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2025 dengan tema “Menyatukan Langkah, Mewujudkan Daya Saing Umat untuk Kemaslahatan Masa Depan” pada Rabu s.d Jumat (15 s.d 17 Januari). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Rakernas, evaluasi capaian kinerja 2024, dan penandatanganan Perjanjian Kinerja 2025. Kegiatan ini juga menandai diterimanya DIPA/RKA-KL 2025 yang bertujuan untuk menyusun Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029 sesuai Outlook Kementerian Agama.
Rakerwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur 2025 ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari Kepala Bidang, Pembimas, dan Kepala Kankemenag se-Jawa Timur, serta 10 panitia. Materi disampaikan oleh narasumber dari Dodikjur Rindam V Brawijaya, Biro SDM Aparatur, dan Biro Ortala Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.
Dalam sambutan pembukaan, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, mengatakan tema yang diusung pada Rakerwil 2025, yakni ‘Mewujudkan Daya Saing Umat untuk Kemaslahatan Masa Depan,’ harus diterapkan di lingkungan Provinsi Jawa Timur.
Dalam mewujudkan tema tersebut dilandaskan pada tiga bab utama. Bab pertama mencakup analisis potret global dan nasional, termasuk isu-isu strategis seperti perubahan iklim, teknologi AI, dan tantangan geopolitik. Bab kedua berfokus pada layanan transformatif dan maslahat keagamaan melalui tiga fungsi utama: agama, pendidikan, dan tata kelola. Bab ketiga menekankan proyeksi dan langkah nyata untuk menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang.
Kakanwil juga menegaskan bahwa Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur saat ini sedang menyusun Renstra 2025-2029 .
“Perlu saya garis bawahi mengenai Perjanjian Kinerja Tahun 2025 karena target kinerja ditentukan sendiri-sendiri oleh pimpinan satuan kerja beserta jajarannya masing-masing, maka harap dilaksanakan dan direalisasikan sebaik-baiknya.” tambahnya.
Selain itu, Bahtiar juga menjelaskan bahwa para Kepala Kantor Kemenag harus melakukan pemetaan untuk merealisasikan Perjanjian Kinerja Tahun 2025. Hal tersebut perlu dilakukan penyusun rencana aksi sesuai format yang ditentukan dengan cara diadakan Dialog Kinerja.
“Kita berharap dapat mewujudkan Outlook Kementerian Agama di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, yakni Menyatukan Langkah Untuk Mewujudkan Daya Saing Umat Demi Kemaslahatan Masa Depan,” ujar Kakanwil.
Penyelenggaraan Rakerwil tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena tidak diselenggarakan di hotel melainkan di Depo Pendidikan Kejuruan (Mako Dodikjur) Resimen Induk Kodam V/Brawijaya Kota Malang. Para peserta menginap di barak-barak dan dididik secara militer.
“Di sini para peserta tidak boleh didampingi ajudan maupun pendamping. Mereka benar-benar mandiri. Di sini para peserta dilatih secara mental dan fisik, jauh dari kemewahan,” tutur Kakanwil ketika ditemui di sela sela acara.
Melalui Rakerwil ini, diharapkan seluruh jajaran Kemenag Jatim dapat menyatukan langkah menuju tercapainya daya saing umat yang berkelanjutan. Rakerwil ini diharapkan dapat menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Kementerian Agama di Provinsi Jawa Timur. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















