GRESIK, BN News – Semangat olahraga dan persaudaraan mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Dandim Cup U-40+ Tahun 2026 di Lapangan Kedungsekar, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jumat (21/8/2026). Tak sekadar menjadi ajang kompetisi, turnamen ini hadir sebagai ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat melalui olahraga sepak bola.
Suasana lapangan sejak siang tampak meriah. Para tamu undangan, masyarakat dan pemain mulai memadati lokasi. Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan tari tradisional serta lagu-lagu perjuangan yang mengiringi rangkaian pembukaan. Tepuk tangan dan antusiasme penonton menjadi warna tersendiri sebelum pertandingan utama dimulai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani, S.E., M.MB., Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, S.Sos., Wakapolres Gresik Kompol Riski Santoso, S.H. mewakili Kapolres Gresik, Ketua KONI Gresik Dr. Anis Ambiyo Putri, serta para pemain dan masyarakat.
Puncak rangkaian pembukaan berlangsung pukul 15.30 WIB. Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, S.Sos. secara resmi membuka Turnamen Dandim Cup U-40+ Tahun 2026. Pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya kompetisi sekaligus pesan kuat bahwa olahraga dapat menjadi jembatan untuk mempererat kebersamaan dan persatuan.
Dalam sambutannya, Dandim Gresik menegaskan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk terus berolahraga dan berkarya. Menurutnya, Dandim Cup U-40+ diharapkan mampu menjadi wadah menjaga kebugaran sekaligus memperkuat tali silaturahmi.
“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita membangun silaturahmi, menjaga sportivitas dan mempererat persaudaraan. Saya berharap seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi fair play dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban,” tegasnya.
Usai seremoni pembukaan, lapangan langsung bergemuruh, dua tim yang sarat pengalaman, Legenda Surabaya dan Legenda Gresik, turun ke lapangan dalam laga eksibisi. Pertandingan tersebut menjadi magnet tersendiri bagi penonton yang ingin menyaksikan aksi para pemain senior yang masih menunjukkan kualitas dan semangat bermain.
Jual beli serangan terjadi sepanjang pertandingan. Kedua kesebelasan tampil penuh energi, saling memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang. Meski usia telah memasuki 40 tahun ke atas, semangat para pemain justru tidak kalah dengan pemain muda. Mereka memperlihatkan bahwa pengalaman, kebersamaan dan kecintaan terhadap sepak bola tetap mampu menghadirkan pertandingan yang menarik.
Pertandingan akhirnya ditutup dengan skor imbang 2-2. Hasil tersebut menjadi penutup manis laga pembuka, sekaligus mencerminkan semangat persahabatan yang menjadi ruh utama Dandim Cup 2026.
Lebih dari sekadar turnamen, Dandim Cup U-40+ menjadi panggung persaudaraan. Lapangan sepak bola dipertemukan bukan hanya oleh dua kesebelasan, tetapi juga oleh TNI, pemerintah daerah, Polri, komunitas olahraga dan masyarakat dalam suasana penuh keakraban.
Dandim berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan aman, lancar dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas hingga seluruh rangkaian turnamen berakhir. “Mari jadikan Dandim Cup sebagai momentum untuk sehat bersama, bersilaturahmi dan memperkuat persatuan. Boleh bersaing di lapangan, tetapi persaudaraan harus tetap menjadi yang utama,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh antusiasme, dengan semangat fair play, sportivitas dan persaudaraan sebagai pesan utama Dandim Cup 2026. (Telisik Hati)
















